Pages

Kamis, 27 Desember 2012

Hati-hati Terlalu Sering Mengucap Putus!


Tak sedikit pasangan yang hobi mengucap kata putus — meski tak serius — setiap bertemu konflik. Hal tersebut biasanya terucap spontan karena luapan emosi. Apa akibatnya?


Mengurangi kemampuan menyelesaikan masalah 
Jika kata putus kerap dijadikan andalan di kala pertengkaran tak juga mencapai pencerahan, Anda harus hati-hati. Pelan-pelan kata tersebut menggerogoti kemampuan Anda dan pasangan dalam menyelesaikan masalah dengan cara yang baik seperti kompromi dan komunikasi. Padahal jika berencana memiliki hubungan jangka panjang, kemampuan mengatasi konflik sangatlah penting. 

Tak ada yang tak mungkin. Saat emosi meluap memang bukan momen yang baik untuk berdiskusi. Redakan emosi masing-masing dan tunggu saat yang tenang untuk kembali membicarakan masalah Anda. Teruslah berlatih berkompromi untuk kelancaran hubungan. Jika menurut Anda hubungan ini sangat berharga untuk dipertahankan, maka tak ada salahnya melatih emosi dan berusaha mencapai kompromi. Jangan sampai menyesal belakangan ketika kata putus bukan dianggap sekadar ancaman tapi justru kenyataan. 

Menggampangkan masalah
Jika pasangan mudah menyerah setelah diserang kata putus maka lama-lama Anda akan menganggap kata tersebut merupakan solusi dari masalah. Tanpa benar-benar memperhatikan inti permasalahan dan solusinya, Anda langsung melempar kata putus saat sudah kesal. 

Padahal permasalahan sehari-hari justru bisa membuat hubungan Anda semakin kuat. Sama-sama menyelesaikan masalah dengan komunikasi membuat Anda lebih mengenal pasangan dan membuat Anda merasa lebih menghargai hubungan. Anda akan merasa hubungan ini merupakan hasil jerih payah bersama dan bukan hanya sekadar karena si dia takut akan ancaman kehilangan Anda. 

Ungkapan "What doesn't kill you only makes you stronger" juga berlaku dalam hubungan. Masalah yang bisa Anda lewati dan selesaikan bersama bisa membuat hubungan Anda lebih kuat. Tentu lebih menyenangkan memiliki hubungan yang dibangun karena rasa memiliki bersama, bukan hanya karena salah satu pihak merasa terancam. 

Kehilangan makna 
Telinga pasangan juga bisa kebal karena terlalu sering mendengar kata putus. Lama-lama ia meremehkan ancaman Anda. Kata putus kehilangan makna yang sesungguhnya. Ketika Anda mengucap putus, ia hanya akan berpikir ini adalah ancaman sementara Anda dan tidak akan benar-benar terjadi. 

Jika ia berpikir demikian maka ia tak akan menyikapi masalah yang terjadi dengan serius. Ia hanya berpikir setelah terucap kata putus, ia bisa mengeluarkan rayuan maut, bersikap manis, memberi Anda hadiah, atau memberi janji-janji yang belum tentu ditepati karena tahu Anda pasti akan menerimanya kembali. 

Akhirnya, malah Anda yang terjebak dalam omongan sendiri. Permasalahan hubungan Anda tak akan dianggap serius lagi. Ia hanya akan fokus ke proses yang harus ia lakukan setelah kata putus terucap. Apakah akan mengirimkan bunga, membelikan hadiah, atau mengirim pesan rayuan yang menggoda. Apa yang sesungguhnya menjadi masalah, akhirnya menjadi mudah dilupakan. Ujung-ujungnya masalah yang sama akan sering terjadi kembali karena tak pernah benar-benar terselesaikan. 

Membuat hubungan jalan di tempat 

Dari semua efek di atas, akhirnya bisa dikatakan tak ada gunanya terlalu sering mengumbar kata putus. Hubungan cinta dibangun melalui komunikasi dan kepercayaan dua arah yang baik. Sering mengumbar kata putus menandakan Anda merasa lebih superior dari pasangan. Anda berpikir pasangan akan merasa terancam dan akan menuruti keinginan Anda. Hasilnya hubungan Anda lebih banyak dibentuk oleh konflik ancaman, ketidakpercayaan (karena putus tak selalu serius), dan satu pihak yang merasa lebih dibutuhkan dari yang lain. 

Tak ada yang bagus dari hubungan semacam itu. Hubungan Anda hanya akan sering dipenuhi letupan konflik tanpa solusi yang sebenarnya. Padahal untuk membuat hubungan Anda lebih kuat dan lebih dewasa diperlukan kemampuan menyelesaikan masalah yang baik, komunikasi dua arah yang sehat, serta rasa saling membutuhkan yang memperkuat keinginan menyelesaikan masalah. 

Jika konflik sedikit kata putus langsung diumbar, maka hubungan Anda tak akan melangkah kemana-mana. Anda hanya akan terus berputar dalam lingkaran putus-sambung. Atau kalau si dia sudah jenuh diancam, maka kata putus yang tidak serius bisa menjadi kenyataan yang Anda sesali.

Sumber : http://id.she.yahoo.com/hati-hati-terlalu-sering-mengucap-putus---092310364.html

Rabu, 21 November 2012

Memperbaiki The Printer Spooler Service is not running


Kadang ada hal yang bikin anda pusing ketika anda hendak ingin mencetak dokumen anda, apalagi jika itu adalah dikumen pkerjaan anda yang harus selesai pada hari itu ketika anda mencetak tidak ada satu pun dialog printer yang tereteksi oleh komputer anda bahkan pada Control Panel, Printers and Faxes.
Printer Memperbaiki The Printer Spooler Service is not runningDan ketika anda ingin add printer anda malah akan mendapatkan pesan seperti pada gambar diatas, beberapa masalah ketika anda ingin menggunakan printer
1. Anda akan mendapatkan pesan “Printer Spooler Service Terminated Unexpectedly” error
2. Anda akan menemukan the Printer and Faxes window is empty and there are no printers listed
3. Anda mendapatkan pesan ketika mencoba untuk mencetak dari program tertentu yang tidak ada printer yang terpasang
Jika dari ketiga hal tersebut diatas anda mengalaminya salah satunya anda bisa mengikuti tutorial berikut ini :
langkah 1.
Jika the print spooler service isn’t already stopped silahkan anda stop caranya jalankan jendela run dan ketik ” Services.msc ” . Kemudian gulir ke bawah ke layanan Print Spooler, klik kanan dan pilih Stop.
spoler Memperbaiki The Printer Spooler Service is not runningSekarang silahkan anda hapus semua pekerjaan print anda  yang  dalam status pending.
langkah 2.
Pergi ke C: WINDOWS system32 spool Printers
dan menghapus semua file atau folder yang terdaftar di sana. Anda dapat mencoba untuk kembali ke Services. msc dan memulai print spooler service untuk melihat apakah ini telah memperbaiki masalah anda.
Langkah 3:
Pastikan untuk menghentikan print spooler service sebelum melanjutkan. Pertama kita harus menghapus driver korup secara manual dari registri Windows. Anda dapat melakukannya dengan pergi di sini:
HKEY_LOCAL_MACHINE SYSTEM CurrentControlSet Control Print Environments Windows NT x86 Driver
Dan silahkan anda hapus driver printer anda. Sekarang cobalah untuk mengaktifkan Printer Spooler Service kembali.  Dan lakukan unintall printer software anda yang telah terinstall dalam komputer dan lakukan install ulang driver printer anda.
Selamat mencoba !

Kamis, 11 Oktober 2012


Kisah Tiga Pohon 

Alkisah, tiga batang pohon tumbuh besar bersama dalam sebuah hutan. Suatu hari, ketiganya saling berbagi harapan dan impian.

Pohon pertama berkata, “Kelak aku ingin menjadi sebuah peti harta karun. Aku akan dipenuhi emas, perak dan berbagai batu permata, dan semua orang akan terpesona oleh keindahannya.”

Pohon kedua berkata, “Suatu hari kelak aku akan menjadi sebuah kapal yang besar. Aku akan mengangkut raja-raja dan berlayar hingga ke ujung-ujung dunia. Aku akan menjadi kapal yang kokoh dan setiap orang akan merasa aman berada dalam naunganku.”

Akhirnya, pohon ketiga berkata, “Aku akan tumbuh besar menjadi pohon yang paling tinggi menjulang di hutan, di puncak bukit. Orang-orang akan terpesona memandangku dan berpikir betapa dekatnya aku dengan surga dan Tuhan. Aku akan menjadi pohon terbesar sepanjang masa dan orang tak akan pernah melupakan keberadaanku.”

Beberapa tahun berlalu sejak mereka berdoa agar impian masing-masing terkabul. Kemudian datanglah sekelompok penebang pohon dan menebang ketiga pohon itu. Pohon pertama dibawa ke seorang tukang kayu. Ia sangat senang sebab sangkanya ia akan dibuat menjadi sebuah peti harta karun yang elok. Tetapi doanya tampaknya sia-sia sebab si tukang kayu menjadikannya kotak tempat menaruh makanan ternak. Setelah dipenuhi jerami, ia ditempatkan di sebuah kandang hewan.

Pohon kedua dibawa ke sebuah galangan kapal. Sangkanya doanya menjadi kenyataan. Tetapi ia dipotong-potong dan dijadikan sebuah perahu nelayan kecil. Berakhir sudah impiannya untuk menjadi sebuah kapal besar yang mengangkut raja-raja dan berlayar ke ujung-ujung dunia.

Pohon ketiga dipotong menjadi potongan-potongan kayu besar dan dionggokkan begitu saja dalam sebuah gudang gelap.

Tahun berganti tahun dan ketiga pohon sudah melupakan impian mereka. Hingga suatu hari, sepasang suami-isteri tiba di kandang. Perempuan itu melahirkan seorang anak laki-laki dan membaringkan Bayinya di atas tumpukan jerami dalam palungan ternak yang dibuat dari pohon pertama. Orang-orang datang menyembah sang Bayi. Pohon pertama pun menjadi sadar bahwa di dalamnya ditempatkan Harta terbesar sepanjang masa.

Bertahun-tahun kemudian, sekolompok laki-laki naik ke atas sebuah perahu nelayan yang dibuat dari pohon kedua. Di tengah danau, badai besar menerjang dan pohon kedua berpikir bahwa ia tidak akan cukup kuat melindungi mereka yang ada dalam naungannya. Tetapi seorang dari antara mereka berdiri dan berkata, “Diam! Tenanglah!” dan badai pun sekonyong-konyong reda. Sadarlah si pohon kedua bahwa ia telah mengangkut Raja atas segala raja.

Setelah bertahun-tahun dibiarkan tergolek dalam gelap, orang mengambil pohon ketiga. Ia dipanggul sepanjang jalan, sementara orang-orang menganiaya serta mencemooh Laki-laki yang memanggulnya. Akhirnya, tibalah mereka di puncak sebuah bukit. Orang banyak menyalibkan Laki-laki itu pada balok kayunya, hingga Ia wafat di sana, di puncak bukit. Pohon ketiga paham bahwa ia begitu dekat dengan Yesus Tuhan dan surga.

Untuk direnungkan:

Ketika keadaaan tidak seperti yang engkau inginkan, ketahuilah Tuhan memiliki rencana indah untukmu. Jika engkau percaya dan tetap setia pada-Nya, Ia akan melimpahkan rahmat-rahmat terbesar atasmu.

Ketiga pohon mendapatkan apa yang mereka mohonkan, tetapi tidak dengan cara seperti yang mereka bayangkan. Kita tidak selalu tahu apa rencana Tuhan bagi kita, kita hanya perlu tahu bahwa rancangan-Nya bukanlah rancangan kita dan jalan-Nya bukanlah jalan kita. Dan, yakinlah bahwa jalan-Nya adalah selalu yang terbaik bagi kita.

Raja dan 4 orang Istri (Renungan Hidup Menyentuh Hati)

Dahulu kala...
Ada seorang raja yang mempunyai 4 isteri.

Raja ini sangat mencintai isteri keempatnya
dan selalu menghadiahkannya pakaian-pakaian yang mahal dan memberinya makanan yang paling enak.
Hanya yang terbaik yang akan diberikan kepada sang isteri.

Dia juga sangat memuja isteri ketiganya
dan selalu memamerkannya kepejabat-pejabat kerajaan tetangga.
Itu karena dia takut suatu saat nanti,isteri ketiganya ini akan meninggalkannya.

Sang raja juga menyayangi isteri keduanya.
Karena isterinya yang satu ini merupakan tempat curahan hatinya,
yang akan selalu ramah, peduli dan sabar terhadapnya.
Pada saat sang raja menghadapi suatu masalah,
dia akan mengungkapkan isi hatinya hanya pada isteri ketiga
karena dia bisa membantunya melalui masa-masa sulit itu.

Isteri pertama raja adalah pasangan yang sangat setia
dan telah memberikan kontribusi yang besar dalam pemeliharaan kekayaannya maupun untuk kerajaannya.
Akan tetapi, si raja tidak peduli terhadap isteri pertamanya ini meskipun sang isteri begitu mencintainya,
tetap saja sulit bagi sang raja untuk memperhatikan isterinya itu.

Hingga suatu hari, sang raja jatuh sakit dan dia sadar bahwa kematiannya sudah dekat.

Sambil merenungi kehidupannya yang sangat mewah itu,
sang raja lalu berpikir, "Saat ini aku memiliki 4 isteri disampingku,
tapi ketika aku pergi, mungkin aku akan sendiri".

Lalu, bertanyalah ia pada isteri keempatnya,
"Sampai saat ini, aku paling mencintaimu, aku sudah menghadiahkanmu pakaian-pakaian yang paling indah dan memberi perhatian yang sangat besar hanya untukmu.
Sekarang aku sekarat, apakah kau akan mengikuti dan tetap menemaniku?"

"Tidak akan!" balas si isteri keempat itu, ia pun pergi tanpa mengatakan apapun lagi.

Jawaban isterinya itu bagaikan pisau yang begitu tepat menusuk jantungnya.

Raja yang sedih itu kemudian berkata pada isteri ketiganya,
"Aku sangat memujamu dengan seluruh jiwaku.
Sekarang aku sekarat, apakah kau tetap mengikuti dan selalu bersamaku?"

"Tidak!" sahut sang isteri. "Hidup ini begitu indah! Saat kau meninggal, akupun akan menikah kembali!"

Perasaan sang raja pun hampa dan membeku.
Beberapa saat kemudian, sang raja bertanya pada isteri keduanya,
" Selama ini, bila aku membutuhkanmu, kau selalu ada untukku.
Jika nanti aku meninggal, apakah kau akan mengikuti dan terus disampingku?"

"Maafkan aku, untuk kali ini aku tidak bisa memenuhi permintaaanmu!" jawab isteri keduanya.
"Yang bisa aku lakukan, hanyalah ikut menemanimu menuju pemakamanmu."

Lagi-lagi, jawaban si isteri bagaikan petir yang menyambar dan menghancurkan hatinya.

Tiba-tiba, sebuah suara berkata:
"Aku akan bersamamu dan menemanimu kemanapun kau pergi."
Sang raja menolehkan kepalanya mencari-cari siapa yang berbicara dan terlihatlah olehnya isteri pertamanya.
Dia kelihatan begitu kurus, seperti menderita kekurangan gizi.

Dengan penyesalan yang sangat mendalam kesedihan yang amat sangat, sang raja berkata sendu,
"Seharusnya aku lebih memperhatikanmu saat aku masih punya banyak kesempatan!"

Kesimpulan :

sesungguhnya kita semua mempunyai '4 isteri' dalam hidup kita....

'Isteri keempat' kita adalah tubuh kita.
Tidak peduli berapa banyak waktu dan usaha yang kita habiskan untuk membuatnya terlihat bagus,
tetap saja dia akan meninggalkan kita saat kita meninggal.

Kemudian 'Isteri ketiga' kita adalah ambisi, kedudukan dan kekayaan kita.
Saat kita meninggal, semua itu pasti akan jatuh ke tangan orang lain.

Sedangkan 'isteri kedua' kita adalah keluarga dan teman-teman kita.
Tak peduli berapa lama waktu yang sudah dihabiskan bersama kita,
tetap saja mereka hanya bisa menemani dan mengiringi kita hingga ke pemakaman.

Dan akhirnya 'isteri pertama' kita adalah jiwa, roh, iman kita,
yang sering terabaikan karena sibuk memburu kekayaan, kekuasaan, dan kepuasan nafsu.
Padahal, jiwa, roh, atau iman inilah yang akan mengikuti kita kemanapun kita pergi.

Jadi perhatikan, tanamkan dan simpan baik-baik dalam hatimu sekarang!
Hanya inilah hal terbaik yang bisa kau tunjukkan pada dunia.

Renungan Siang Yang Menyentuh Hati Dan Mengharukan



Sepasang suami isteri - seperti pasangan lain di kota-kota besar meninggalkan anak-anak diasuh pembantu rumah sewaktu bekerja. Anak tunggal pasangan ini, perempuan cantik berusia tiga setengah tahun. Sendirian ia di rumah dan kerap kali dibiarkan pembantunya karena sibuk bekerja di dapur. Bermainlah dia bersama ayun-ayunan di atas buaian yang dibeli ayahnya, ataupun memetik bunga dan lain-lain di halaman rumahnya.

Suatu hari dia melihat sebatang paku karat. Dan ia pun mencoret lantai tempat mobil ayahnya diparkirkan mobil1.jpg, tetapi karena lantainya terbuat dari marmer maka coretan tidak kelihatan. Dicobanya lagi pada mobil baru ayahnya. Ya… karena mobil itu bewarna gelap, maka coretannya tampak jelas. Apalagi anak-anak ini pun membuat coretan sesuai dengan kreativitasnya.

Hari itu ayah dan ibunya bermotor ke tempat kerja motor.jpgkarena ingin menghindari macet. Setelah sebelah kanan mobil sudah penuh coretan maka ia beralih ke sebelah kiri mobil. Dibuatnya gambar ibu dan ayahnya, gambarnya sendiri, lukisan ayam, kucing dan lain sebagainya mengikut imaginasinya. Kejadian itu berlangsung tanpa disadari oleh si pembantu rumah.

Saat pulang petang, terkejutlah pasangan suami istri itu melihat mobil yang baru setahun dibeli dengan bayaran angsuran yang masih lama lunasnya. Si bapak yang belum lagi masuk ke rumah ini pun terus menjerit, “Kerjaan siapa ini !!!” …. Pembantu rumah yang tersentak engan jeritan itu berlari keluar. Dia juga beristighfar. Mukanya merah adam ketakutan lebih-lebih melihat wajah bengis tuannya. Sekali lagi diajukan pertanyaan keras kepadanya, dia terus mengatakan ‘ Saya tidak tahu..tuan.” “Kamu dirumah sepanjang hari, apa saja yg kau lakukan?” hardik si isteri lagi.

Si anak yang mendengar suara ayahnya, tiba-tiba berlari keluar dari kamarnya. Dengan penuh manja dia berkata “Dita yg membuat gambar itu ayahhh.. cantik …kan!” katanya sambil memeluk ayahnya sambil bermanja seperti biasa.. Si ayah yang sudah hilang kesabaran mengambil sebatang ranting kecil dari pohon di depan rumahnya, terus dipukulkannya berkali-kali ke telapak tangan anaknya . Si anak yang tak mengerti apa apa menagis kesakitan, pedih sekaligus ketakutan. Puas memukul telapak tangan, si ayah memukul pula belakang tangan anaknya.

Sedangkan Si ibu cuma mendiamkan saja, seolah merestui dan merasa puas dengan hukuman yang dikenakan. Pembantu rumah terbengong, tidak tahu harus berbuat apa… Si ayah cukup lama memukul-mukul tangan kanan dan kemudian ganti tangan kiri anaknya. Setelah si ayah masuk ke rumah diikuti si ibu, pembantu rumah tersebut menggendong anak kecil itu, membawanya ke kamar.

Dia terperanjat melihat telapak tangan dan belakang tangan si anak kecil luka-luka dan berdarah. Pembantu rumah memandikan anak kecil itu. Sambil menyiramnya dengan air, dia ikut menangis. Anak kecil itu juga menjerit-jerit menahan pedih saat luka-lukanya itu terkena air. Lalu si pembantu rumah menidurkan anak kecil itu. Si ayah sengaja membiarkan anak itu tidur bersama pembantu rumah. Keesokkan harinya, kedua belah tangan si anak bengkak. Pembantu rumah mengadu ke majikannya. “Oleskan obat saja!” jawab bapak si anak.

Pulang dari kerja, dia tidak memperhatikan anak kecil itu yang menghabiskan waktu di kamar pembantu. Si ayah konon mau memberi pelajaran pada anaknya. Tiga hari berlalu, si ayah tidak pernah menjenguk anaknya sementara si ibu juga begitu, meski setiap hari bertanya kepada pembantu rumah. “Dita demam, Bu”…jawab pembantunya ringkas. “Kasih minum panadol aja ,” jawab si ibu. Sebelum si ibu masuk kamar tidur dia menjenguk kamar pembantunya. Saat dilihat anaknya Dita dalam pelukan pembantu rumah, dia menutup lagi pintu kamar pembantunya.

Masuk hari keempat, pembantu rumah memberitahukan tuannya bahwa suhu badan Dita terlalu panas. “Sore nanti kita bawa ke klinik.. Pukul 5.00 sudah siap” kata majikannya itu. Sampai saatnya si anak yang sudah lemah dibawa ke klinik. Dokter mengarahkan agar ia dibawa ke rumah sakit karena keadaannya susah serius. Setelah beberapa hari di rawat inap dokter memanggil bapak dan ibu anak itu. “Tidak ada pilihan..” kata dokter tersebut yang mengusulkan agar kedua tangan anak itu dipotong karena sakitnya sudah terlalu parah dan infeksi akut…”Ini sudah bernanah, demi menyelamatkan nyawanya maka kedua tangannya harus dipotong dari siku ke bawah” kata dokter itu. Si bapak dan ibu bagaikan terkena halilintar mendengar kata-kata itu. Terasa dunia berhenti berputar, tapi apa yg dapat dikatakan lagi.

Si ibu meraung merangkul si anak. Dengan berat hati dan lelehan air mata isterinya, si ayah bergetar tangannya menandatangani surat persetujuan pembedahan. Keluar dari ruang bedah, selepas obat bius yang disuntikkan habis, si anak menangis kesakitan. Dia juga keheranan melihat kedua tangannya berbalut kasa putih. Ditatapnya muka ayah dan ibunya. Kemudian ke wajah pembantu rumah.

Dia mengerutkan dahi melihat mereka semua menangis. Dalam siksaan menahan sakit, si anak bersuara dalam linangan air mata. “Ayah.. ibu… Dita tidak akan melakukannya lagi…. Dita tak mau lagi ayah pukul. Dita tak mau jahat lagi… Dita sayang ayah..sayang ibu.”, katanya berulang kali membuatkan si ibu gagal menahan rasa sedihnya. “Dita juga sayang Mbok Narti..” katanya memandang wajah pembantu rumah, sekaligus membuat wanita itu meraung histeris.

“Ayah.. kembalikan tangan Dita. Untuk apa diambil.. Dita janji tidak akan mengulanginya lagi! Bagaimana caranya Dita mau makan nanti ?… Bagaimana Dita mau bermain nanti ?… Dita janji tidak akan mencoret-coret mobil lagi, ” katanya berulang-ulang. Serasa hancur hati si ibu mendengar kata-kata anaknya. Meraung-raung dia sekuat hati namun takdir yang sudah terjadi tiada manusia dapat menahannya. Nasi sudah jadi bubur.

Pada akhirnya si anak cantik itu meneruskan hidupnya tanpa kedua tangan dan ia masih belum mengerti mengapa tangannya tetap harus dipotong meski sudah minta maaf…Tahun demi tahun kedua orang tua tersebut menahan kepedihan dan kehancuran bathin sampai suatu saat Sang Ayah tak kuat lagi menahan kepedihannya dan wafat diiringi tangis penyesalannya yg tak bertepi…, Namun…., si Anak dengan segala keterbatasan dan kekurangannya tersebut
tetap hidup tegar bahkan sangat sayang dan selalu merindukan ayahnya....semoga ini bisa menjadi bahan renungan kita semua...dan berfikir sebelum mengambil tindakan...salam..

Hadiah Terindah

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Yohanes 3:16

Peristiwa hari ulang tahun yang cukup berkesan bagi saya adalah waktu berusia 7 tahun. Senang sekali rasanya berkumpul bersama teman-teman, tertawa, bermain, kemudian tiup lilin dan didoakan. Tetapi saat yang paling menyenangkan jujur adalah waktu melihat dan membuka tumpukan hadiah. Hati senang sekali mendapatkan banyak mainan, tetapi satu yang istimewa pesawat tempur mainan. Dengan tenaga batere pesawat tempur mainan tersebut dapat berjalan, berputar dan mengeluarkan suara seolah sedang melepaskan tembakan ke arah musuh.
Hampir semua orang tentu senang ketika menerima hadiah.   Apalagi bila hadiah tersebut adalah sesuatu yang telah lama diidam-idamkan. Tak terkecuali Allah kita, Ia sangat mengasihi kita manusia ciptaanNya. Dan karena kasihNya yang begitu besar Ia memberikan hadiah terindah yang sangat dibutuhkan manusia. Allah menganugerahkan keselamatan.


Mungkin ada orang yang akan berkata, “Saya tidak butuh keselamatan. Saya tidak percaya ada Allah, surga atau pun hidup kekal!” Kepada mereka saya ingin ajukan pertanyaan sederhana: “Pernahkah sekali saja dalam hidup ini Anda menginginkan ketenangan, damai sejahtera, jauh dari masalah hidup.” Tidak ada orang yang hidup dalam dunia ini, tidak mengalami masalah.  Entah Anda tua atau muda, miskin atau kaya, Anda pasti pernah menginginkan ketenangan yang tidak mungkin Anda dapatkan, sekalipun mungkin Anda pernah berusaha keras untuk mendapatkannya. Anda hanya akan temukan ketenangan dan damai sejahtera di dalam Tuhan Yesus Kristus.

Hari ini cobalah untuk membuka hati, lalu ucapkan doa sederhana ini: “Tuhan Yesus aku butuh damai sejahtera. Berikanlah padaku sekarang. Aku undang Engkau masuk dalam hatiku menjadi Tuhan dan juruselamatku. Amin.” Bila Anda melakukannya dengan kesungguhan saya jamin Anda pasti rasakan sejahtera yang luarbiasa mulai menguasai hati dan pikiran Anda. Mengapa bisa? Jawabnya sederhana: Allah mengasihi Anda. Allah telah mempersiapkan keselamatan untuk Anda bahkan sejak Anda belum merasa perlu dan menganggap itu hanya cerita konyol orang Kristen. Keselamatan adalah hadiah terbesar Allah untuk Anda.(TW)

Doa: Tuhan Yesus, aku tidak menemukan damai kecuali dalam Engkau. Kuasailah hatiku selalu dengan damai sejahteraMu yang melampaui akal itu. Amin.

A VERY SIMPLE PRAYER

Bersukacitalah senantiasa. Tetaplah berdoa. Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu. (1 Tesalonika 5:16-18)
Seorang siswi Sekolah Alkitab Batu Angkatan LV dengan inisial, Persahabatan Ruth Ln7 bercerita dalam bulletin mingguan Pantulan Pelita: suatu malam saat menara doa, kami terdiri dari 5 orang mengawali doa dengan pujian dan penyembahan yang pasti dengan rasa hormat dan rasa syukur dan .. rasa ngantuk?

Pemimpin doa, entah kenapa di tengah-tengah doanya ia berkata dengan lantang: “Tuhan, kami tak perlu menyampaikan pada-Mu; karena kami percaya engkau tahu semuanya, dalam nama Tuhan Yesus, Haleluya, Amin!”  Benar-benar, doa yang sangat sederhana lagipula singkat padat; toh Tuhan tahu semuanya..?!

A very simple prayer berlanjut, ketika seorang adik kelas giliran sembahyang, ia berdoa demikian: kami juga berdoa buat orang tua kami, ya Tuhan; jauh dekat Tuhan pelihara mereka …  “Emang angkot, jauh dekat 2.500 rp.," celutuk rekannya tiba-tiba.  Jika Tuhan tahu semuanya, dan jauh dekat DIA memelihara kita; apakah kita memang masih perlu berdoa, memuji dan menyembah, serta mengucap syukur dan terimakasih kepada-Nya?

Ketika meneliti kata ‘visi’ dalam Kamus Besar, saya tertarik menyimak salah satu arti dari kata itu sebagai kemampuan untuk melihat pada inti persoalan; atau pandangan; juga wawasan.  Lalu .., apa kaitannya dengan kehidupan doa kita?  Dari ayat emas kita di atas, hal pertama dan utama dalam doa yang disertai pujian penyembahan, adalah pandangan/wawasan bahwa DOA melindungi kita dari merasa diri benar.

Mengucap Syukur bukan UNTUK segala hal, tetapi DALAM segala hal. In everything give thanks! Apa bedanya ..?  Yang satu, konotasinya bisa bermakna seperti ‘3S’ (sembahyang sangat sederhana) murid-murid saya tadi; yang tahunya dan maunya semuanya beres .. tanpa memahami kenyataan di lapangan yang kerapkali berbanding terbalik dengan apa yang kita harap dan inginkan dalam doa kita!
Merasa diri benar  -seperti istri Ayub-  yang tak mampu melihat inti permasalahan yang sebenarnya, ketika tidak mampu pula menerima yang buruk yang Allah izinkan menjadi bagian dari penderitaan hidup (Ayub 2:9,l0).

Tetapi mengucap syukur dalam segala hal, ternyata dari integritas (ketekunan dalam kesalehan) Ayub yang dalam penderitaan fisik dan mental yang amat sangat, senantiasa bersukacita, berdoa tanpa berkeputusan dan mengucap syukur tanpa batas.(NVDK)

Doa: Terimakasih Tuhan, Engkau mengajariku mengucap syukur dalam segala hal agar aku tahu segalanya tetap dalam kendali-Mu. Amin.

Berkat yang lebih

Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Efesus 3:20
Pada malam Natal, seorang anak kecil dan ibunya pergi ke sebuah pusat pertokoan yang dipadati oleh pengunjung yang hendak berbelanja.
Di pintu keluar pusat pertokoan tersebut disediakan sebuah bola kaca bening besar yang berisi berbagai macam permen yang enak. Seorang berpakaian “manusia salju” dengan ramah memberi salam setiap pengunjung yang akan pulang, dan dengan senyum hangatnya ia mendekati setiap anak mempersilahkan untuk mengambil segenggam permen langsung dari dalam bola kaca itu.
Ketika anak kecil tadi akan keluar bersama ibunya, “manusia salju” dengan sopan menawarkan anak itu untuk mengambil permen. Tetapi anak itu hanya diam.
Ibunya merasa heran karena ia tahu betul anaknya sangat menyukai permen, lalu membujuk si anak untuk mengambilnya. Tapi anak kecil itu tetap diam. Karena beberapa anak lain sudah berlarian hendak keluar dari pusat pertokoan itu, maka “manusia salju” yang baik hati itu segera meraup segenggam penuh permen dan langsung memasukkannya ke dalam kantong belanja ibu dan anak kecil tadi.
Anak itu senang sekali! Dalam perjalanan pulang ibunya bertanya mengapa ia tidak mau mengambil sendiri permen yang disediakan. Dengan polos si anak menunjukkan tangannya, “Mama, tanganku sangat kecil, sedangkan Oom tadi memiliki tangan yang begitu besar. Kalau aku sendiri yang mengambilnya tentu permen yang kudapat hanya sedikit. Tapi tadi Oom itu mengambilkannya untukku, dan itu sangat banyak! Itulah yang kutunggu-tunggu…”
Cara berpikir anak kecil yang lugu ini memberikan sebuah pelajaran penting bagi kita bahwa betapa berlimpahnya berkat-berkat Tuhan yang telah dicurahkanNya bagi kita. Jauh melebihi dari apa yang dapat kita peroleh dengan upaya kita sendiri.
Ia memberi segala yang kita perlukan menurut kekayaan dan kemuliaanNya, bahkan Ia telah mengaruniakan AnakNya yang tunggal supaya kita memiliki hidup yang kekal. Haleluyah! (DA)
Doa : Bapa, aku bersyukur karena Engkau terlebih tahu apa yang kubutuhkan. Bahkan apa yang tidak bisa kuperoleh dengan upayaku sendiri, yaitu keselamatan yang telah kuterima dariMu. Amin.

Simalakama, si Mahkota Dewa

Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah. Jadi mana yang harus kupilih, aku tidak tahu. Filipi 1:22


Buah Simalakama
Bagi kebanyakan orang, simalakama sudah terlanjur dikiaskan sebagai keadaan yang serba salah, katanya dimakan mati bapak, nggak dimakan mati ibu. Maka lebih baik dihisap, tapi mungkin kita yang mati (karena tersedak).
Sebenarnya buah simalakama adalah sebutan orang Sumatra untuk buah mahkota dewa yang lebih dikenal dengan nama tersebut, dikalangan etnik Jawa. Dalam dunia botani nama yang diberikan adalah phaleria macrocarpa. Buah berdaun oval ini memiliki khasiat yang banyak dan luar biasa.
Kulit dan dagingnya dapat menyembuhkan penyakit kanker, tumor, diabetes mellitus, hepatitis, tekanan darah tinggi dan rheumatic. Serta benih dan daunnya dapat mengobati bermacam-macam types dan penyakit kulit (eczema).
Buah ini dapat diekstrak untuk menjadi antibody. Kegunaan yang banyak pada buah ini, menjadi daya tarik yang tentu lebih besar daripada pemakaian kiasan serba salah, dalam percakapan sehari-hari.

Jika Paulus kemudian dihadapkan pada pilihan hidup, bukan berarti ia bimbang dan takut salah dalam mengambil keputusan. Sebaliknya ia melihat bahwa pilihan-pilihan tersebut menuntut tanggung jawab yang besar, dan tidak boleh salah memutuskan. Ketika di satu sisi ia dalam keadaan sakit (2 Kor.12: 7-10) harus mampu melakukan pelayanan kesembuhan/ pembebatan bagi mereka yang berkondisi sama, ia tidak bingung dan stress.
Sebaliknya ia menggunakan semangat mempengaruhi untuk mengobati orang lain ketika mereka mengalami sikon yang serupa. Jika kami menderita, hal itu menjadi penghiburan dan keselamatan kamu; jika kami dihibur, maka hal itu adalah untuk penghiburan kamu, sehingga kamu beroleh kekuatan untuk dengan sabar menderita kesengsaraan yang sama seperti yang kami derita juga - 2 Korintus 1:6.

Pilihan hidup itu sendiri adakalanya tidak menyenangkan, namun jika kita menyadari bahwa kita memiliki ketergantungan terhadap pihak lain, maka pilihan hidup akan menjadi keindahan tersendiri. Kesadaran simalakama bukan kesadaran pasrah ala fatalisme (bak hidup segan mati tak mau), apalagi jika berkaca hanya pada masalah-masalah hidup kita saja.
Tetapi sebaliknya harus menjadi kesadaran mahkota dewa, yang berlandaskan tujuan hidup ingin memberi makna; menyembuhkan luka orang lain agar kita sendiri juga turut merasakan penghiburan itu; menguatkan sesama agar kita juga kuat dengan perkataan (kesaksian) Firman yang kita ucapkan.

Setia

Terhadap orang yang setia Engkau berlaku setia, terhadap orang yang tidak bercela Engkau berlaku tidak bercela. Mazmur  18:26

Salah satu buah-buah Roh adalah kesetiaan. Kesetiaan mengandung pengertian teguh pada pendirian, taat dan patuh. Kesetiaan hanya bisa dibuktikan dengan waktu dan bukan oleh perkataan. Itulah sebabnya kata sederhana ini sebenarnya adalah hal yang sukar dilakukan, terutama bila ditujukan kepada Allah. Ujian dan pencobaan kadang membuat kita berubah setia kepada Allah. Padahal justru ujian dan pencobaan bagi Allah adalah alat ukur kesetiaan kita kepadaNya.
Tidaklah mengherankan bila kemudian Alkitab memberitahukan kita, kesetiaan adalah buah Roh. Artinya hanya orang-orang yang telah dipenuhkan oleh Roh Kudus dan yang bersedia dituntun oleh Roh Kudus-lah yang dapat menunjukkan kesetiaan kepada Allah. Sementara mereka yang belum mengalami kepenuhan Roh Kudus paling hanya sebatas memperlihatkan ketaatan. Bedanya, orang bisa saja taat walau sebenarnya karena pencobaan pendiriannya mulai goyah.

Ganjaran akan kesetiaan kita kepada Allah adalah Allah pun akan berlaku setia kepada kita. Ketika Allah berlaku setia kepada kita, itu maknanya tidak akan ada satu pun dari janji Allah yang luput Allah kerjakan bagi kita. Bukankah ini luarbiasa. Saya sungguh merindukannya. Saya kira Saudara pun menginginkannya.

Bila Saudara menginginkannya, maka mintalah terlebih dahulu agar Roh Allah memenuhi hidup Saudara. Kepenuhan Roh Kudus bukanlah dongeng tetapi fakta. Roh Kudus berdiam dan berbicara menuntun kepada segala kebenaran. Setelah Saudara mengalami kepenuhan Roh Kudus, dengarkanlah dan taatilah suara Roh Kudus. Proses mendengar – taat – kemudian melakukan berulang kali akan menjadikan Saudara memiliki kesetiaan kepada Allah. Setelahnya nikmatilah KESETIAAN Allah yang begitu ajaib atas hidup Saudara. (TW)

Doa: Tuhan Yesus, penuhkanlah aku dengan RohMu, aku mau memiliki kesetiaan kepadaMu. Amin.

Belajar Menguasai Diri

“Jangan menolak didikan dari anakmu, ia tidak akan mati kalau engkau memukulnya dengan rotan. Engkau memukulnya dengan rotan, tetapi engkau menyelamatkan nyawanya dari dunia orang mati.” (Amsal 23:13,14)
Hidup ini memang cukup ruwet. Bahaya kecelakaan dan kekerasan, juga epidemi mengintai kita setiap saat seiring dengan kemajuan iptek. Dalam dunia maya, perang dagang antara negara superpower dan negara pasar internet terbesar di dunia yang letaknya di benua kita, berpotensi mengancam perdamaian jagat kita ini. Penggunaan sains dan teknologi lebih daripada pemanfaatan sumber daya manusia, bisa menjadi pemicu pudarnya sebuah keyakinan, konsistensi serta sifat penguasaan diri manusia.

Selingan berita perihal pasutri yang terlibat duel seru dengan rampok, pemuda pengangguran yang membawa senjata kreasinya sendiri di kota kelahiran saya, Senin 18 Januari, mungkin hanya bak segayung air dalam samudera nan maha luas; namun sungguh sangat memprihatinkan dan membuat keamanan menjadi tak lagi nyaman.
Bencana tak luput pula mengintai anak-anak kita, ketika semakin bertambah banyak wahana dan sarana canggih menumpuk dan bertebaran di dalam atau di luar rumah. Tiada satu rumah pun kini yang 100% bebas dari musibah. Seandainya memungkinkan, toh hal itu juga berdampak tak praktis. Anak itu akan bertumbuh dalam suasana kepura-puraan dan bukan dalam kenyataan hidup sehari-hari; ia tak mampu belajar mengurus diri sendiri, mengenal serta menghindari bahaya.
Disiplin merupakan alat yang terbaik untuk memecahkan segala permasalahan manusia yang kompleks dan rumit ini. Kamus Besar membahasakan disiplin sebagai: tata tertib; ketaatan pada peraturan; selain juga bidang studi yang memiliki obyek, sistem dan metode tertentu; yang sayangnya juga mulai luntur gereget kedisiplinannya.
Alkitab kita menyebutkan tentang self-control (engkrateia –Yun.), aspek ke 9 dari buah Roh yang satu itu (Galatia 5:23), sebagai: penguasaan diri. KJV+ mempergunakan kata temperance, dengan referensi pada hidup yang tak bermoral. Kisah Para Rasul 24:25, “Tetapi ketika Paulus berbicara tentang kebenaran, penguasaan diri, dan penghakiman yang akan datang, Feliks menjadi takut …”! Kenapa Feliks, wali negeri Yudea itu jadi cengeng?  Benar, karena kehidupan amoral-nya tembus pandang di hadapan Firman Tuhan.  Lihat Daniel 5:1-4; Feliks tak jauh beda dengan Belsyazar, raja terakhir imperium Babilonia, yang “.. didapati terlalu ringan;” –ayat 27.
Disiplin (baca: penguasaan diri) tidak akan berhasil, bila kita sudah kehilangan kepercayaan dari anak-anak kita, sesama kita, terlebih lagi dari Tuhan!(NVDK)

        YANG terpenting adalah belajar menguasai diri sendiri. * Eckermann.

Kesemek Yang Bikin kesengsem

Kami melakukan pekerjaan tangan yang berat. Kalau kami dimaki, kami memberkati; kalau kami dianiaya, kami sabar; (13) kalau kami difitnah, kami tetap menjawab dengan ramah; kami telah menjadi sama dengan sampah dunia, sama dengan kotoran dari segala sesuatu, sampai pada saat ini (1 Kor.4:12-13)
Kesemek, mungkin kalah populer dibandingkan dengan buah Apel, walaupun keduanya mirip.  Namun Kesemek bukanlah Apel, sering orang menyebutnya “Apel Jawa” sebagai olok-olokan bahwa Kesemek bukanlah Apel yang sebenarnya.
Tumbuh di daerah pegunungan dengan iklim sejuk, Kesemek memiliki khasiat yang hebat. Tapi sayang buah ini termasuk yang paling merana diantara buah lainnya. Anda tidak akan mudah mendapatkannya di toko-toko buah, ataupun supermarket, bahkan tidak semua pasar tradisional memperdagangkannya, sekalipun buah ini kerap dijuluki “Buah Rakyat”.  Dari luar saja, Kesemek walaupun berwarna merah kekuningan, selalu dihiasi dengan serbuk putih yang membuatnya menjadi tidak enak dipandang (tidak heran ia juga dijuluki “Si genit yang berbedak”). Namun Rasa buah ini sebenarnya enak, lebih dari itu, kandungan didalamnya memiliki senyawa-senyawa antioksidan, pencegah kebanyakan Penyakit.
Dari luar (dalam sudut pandang kelompok sosial), orang Kristen mungkin terkesan “inklusif” karena kerap memisahkan diri dengan komunitas sosial heterogen. Namun itu bukanlah hambatan untuk menegaskan citra sebagai Anak Terang, karena memang kita harus cermat memilih & menentukan pergaulan (1 Kor15:33). Justru sebagai bagian dari kelompok sosial, “Pagar inklusifitas” itu harus bisa memberi perbedaan kepada dunia. Hidup kita harus mampu menjadi “Obat Antioksidan” bagi lingkungan yang tengah sakit ini, melalui kejujuran, integritas, kewaspadaan & kebijaksanaan.
Memang pekerjaan tersebut berat (sebagaimana diakui Paulus), bahkan dimata dunia cara hidup kita terkesan normative, textbook dan kuno (seperti Kesemek yang tak semarak). Namun jika beberapa orang pada akhirnya harus mencari & mengkonsumsi buah ini untuk alasan terapi kesehatan, maka keberadaan kita pasti juga dibutuhkan. Bukankah dunia sendiri akan malu jika harus mencari jawaban hidup dari sesuatu yang dianggap tidak layak dan kuno. Maka tetaplah menjadi berkat.

Tidak Munafik

“Tetapi ia mengabaikan nasihat yang diberikan para tua-tua itu, lalu ia meminta nasihat kepada orang-orang muda yang sebaya dengan dia dan yang mendampinginya.” (1 Raja-raja 12:8)
Seseorang pernah berkata, “Setiap orang itu sama seperti bulan yang memiliki sisi gelap yang tidak pernah ditunjukkannya kepada siapapun.” Rehabeam cocok sekali dengan gambaran itu. Ia memiliki sisi gelap yang hanya bisa dilihat oleh Tuhan.

Setelah menjadi raja menggantikan ayahnya, rakyat Israel datang menghadap Rehabeam untuk meminta dan mengharapkan keringanan. Setelah mendengar keluhan rakyatnya, Rehabeam menyuruh mereka pulang dan kembali lagi lusa. Ia sendiri kemudian memasuki ruangan dan mengajukan pertanyaan kepada sebuah dewan yang terdiri dari para tua-tua yang telah setia mendampingi ayahnya. Nasihat mereka yang bijaksana adalah agar ia menjadi raja-hamba yang sejati, tidak seperti ayahnya.
Tetapi ayat pokok kita menunjukkan bahwa ternyata semua tindakannya itu hanyalah suatu sikap basa-basi belaka. Rehabeam memoles citranya ketika ia mencari nasihat yang bijaksana saat merumuskan kebijakannya, namun sesungguhnya ia sudah mempunyai ketetapan di dalam hatinya. Mengapa ia berusaha mencari nasihat  dari para tua-tua jika sesungguhnya ia sudah berniat untuk tidak mengikutinya? Ia tidak mencari nasihat, tetapi pembenaran. Keangkuhan dan kebodohan dari seorang raja yang munafik akhirnya menyebabkan kerajaan Israel harus pecah.
Jika saudara membaca 2 Tawarikh 10-11, Rehabeam mempersiapkan tentaranya untuk mengembalikan kerajaan itu sepenuhnya di bawah kekuasaanya. Tetapi Tuhan mengutus Semaya, seorang abdi Allah untuk mencegah tindakan Rehabeam. Dari luar, Rehabeam kelihatannya mentaati perintah Tuhan. Tetapi apakah ia pulang ke istananya kemudian melakukan apa yang Tuhan firmankan? Jelas tidak! Tanpa menunda waktu, ia mempersiapkan kekuatannya untuk berperang.
Apa yang Rehabeam lakukan, seringkali juga muncul dalam diri orang percaya. Bersikap seolah-olah butuh Tuhan, tapi kemudian tidak melakukan apa yang Tuhan minta untuk dilakukan. Di depan orang, terlihat seperti seorang yang penuh kasih, tapi di sisi lain sebenarnya tidaklah demikian. Firman Tuhan mengajak kita untuk hidup “dalam kemurnian hati, pengetahuan, kesabaran, dan kemurahan hati; dalam Roh Kudus dan kasih yang tidak munafik;” (2 Kor. 6:6).

Doa: Tuhan Yesus, ajar aku menjadi pribadi yang jujur dengan hatiku sendiri. Amin

Menyesal Ganti Kelamin

Kisah pria bernama Gary Norton asal Coventry, Inggris yang baru-baru ini dipublikasikan di media massa Inggris cukup mencengangkan. Setelah melakukan operasi penggantian jenis kelamin menjadi wanita 23 tahun lalu, kini Gary ingin kembali menjadi pria.
Ayah 4 anak ini mengatakan bahwa ia menginginkan hubungan secara fisik dengan wanita namun tidak memiliki apa yang dibutuhkannya sehingga wanita yang ia kencani segera meninggalkannya setelah tahu bahwa dirinya memiliki tubuh wanita. Menurutnya, operasi penggantian kelamin yang pernah dilakukannya di NHS (National Health Service), Inggris adalah kesalahan besar dalam hidupnya.

Operasi penggantian kelamin yang dilakukannya dianggap sebagai jebakan bagi Gary. Ia mencoba untuk menjadi seorang wanita namun sebenarnya ia tetap sadar bahwa dirinya adalah seorang pria. "Saya membeli bikini dan gaun bagus, menghabiskan waktu untuk menata rambut dan make-up dan selalu memiliki kuku-kuku cantik," "Tetapi operasi tersebut pada dasarnya membuat saya menjadi seorang lesbian," urainya kepada The Sun.

Saat dalam proses operasi penggantian kelamin, pria yang merupakan veteran angkatan udara kerajaan ini juga bergabung dalam kelas yoga wanita dan mengikuti peragaan bikini.

Kini Gary berhenti mengkonsumsi hormon wanita yang membuat pertumbuhan jenggotnya berhenti. Selain itu, ia juga sedang menunggu obat yang dapat menghilangkan payudaranya. Sayangnya, permohonannya untuk mengubah kembali dirinya menjadi pria ditolak oleh kepala badan kesehatan setempat.

Gary yang berganti nama menjadi Gillian setelah ditinggalkan oleh istri dan anak-anaknya ini mengatakan bahwa ia sangat menyesal telah melakukan operasi penggantian kelamin dan hidupnya terasa seperti mimpi buruk. "Penggantian jenis kelamin adalah kesalahan terbesar dalam hidup saya, dan saya merasa kesepian," tuturnya.

Hati-hati Dengan Ahli Psikologi. Apakah Dia yang Kamu Butuhkan?


Oleh: Ramadion Syam S.Psi
Bagaimanakah perasaanmu jika anggota keluarga kita yang masih muda (anak atau adik) yang dibawa ke seorang psikolog karena sudah beberapa kali berkelahi di sekolah, didiagnosis “memiliki kecenderungan menjadi psikopat”? Lalu, bagaimanakah perasaanmu ketika kamu membawa anak ini ke psikolog lain yang mengatakan bahwa “kenakalan”-nya hanyalah sebuah fase yang akan hilang dengan sendirinya? Dan apa yang akan kamu perbuat saat kenalan lain yang kamu tahu adalah seorang profesor psikologi mengatakan bahwa ia tak mengerti apa-apa tentang dunia anak-anak dan tak bisa membantu anak atau adikmu ini?
Jangan bingung, karena kamu baru saja bertemu dengan tiga orang ahli psikologi yang memiliki spesialisasi yang berbeda, dan kebingungan ini adalah (sayangnya) salahmu sendiri.
Seperti di bidang kedokteran, psikologi juga memiliki spesialisasinya sendiri. Seperti para dokter yang memiliki keahlian khusus untuk menangani jantung, syaraf, tulang dan lain-lain, spesialisasi di bidang psikologi membuat para praktisinya memiliki keahlian khusus masing-masing (dan mungkin nol pengetahuan di area psikologi lainnya). Seharusnya, para ahli psikologi ini secara otomatis tidak menerima keluhan-keluhan klien yang bukan keahliannya. Hanya saja, kadang ada ahli psikologi yang nakal dan menerima semua klien demi uang atau alasan lain.
Maka, adalah tugas kamu untuk mencari tahu keahlian para praktisi psikologi ini sebelum datang konseling. Dalam artikel ini Ruang Psikologi akan menjabarkan keahlian para praktisi psikologi sesuai dengan cabang yang ada di dunia psikologi (serta penjabaran tambahan mengenai “tiga Profesi Psikolog di Indonesia” di bagian Catatan). Oh ya, artikel ini juga berguna untuk kamu yang merasa tidak memerlukan bantuan ahli psikologi karena kamu “tidak gila”, di artikel ini kamu akan menemukan bahwa ada ahli-ahli psikologi yang juga dapat memberikan manfaat bagi manusia yang sehat. Berikut adalah cabang-cabang di psikologi dan apa saja kemampuan yang dimiliki para ahlinya:
1. Psikologi Abnormal
Cabang dari psikologi ini meneliti dan melakukan intervensi kepada gangguan-gangguan kejiwaan, seperti autisme, perilaku seksual menyimpang, gangguan kepribadian, dan lain-lain. Tugas mereka adalah mendiagnosa gangguan apa yang dimiliki seseorang dan melakukan terapi agar orang tersebut dapat hidup dengan normal di dalam masyarakat. Biasanya, pandangan masyarakat umum dari sesuatu yang namanya “psikolog” adalah apa yang digambarkan dari praktisi cabang psikologi ini. Praktisinya biasanya dikenal dengan sebutan psikolog (klinis), konselor atau psikoterapis.
Catatan: Psikolog Klinis adalah profesi yang harus kamu datangi jika memiliki keluarga yang mengalami gangguan psikologis. Terdapat dua macam Psikolog Klinis, yaitu mereka yang secara khusus menangani atau mencegah gangguan psikologi pada ANAK dan mereka yang mengkhususkan diri untuk menangani orang DEWASA. Untuk kasus yang terdapat di awal artikel ini, sebaiknya anak tersebut dibawa ke Psikolog Klinis Anak, karena psikolog ini juga akan mempertimbangkan proses perkembangan anak. Pada beberapa anak, memang terdapat fase “kenakalan” yang sebenarnya akan hilang dengan sendirinya seiring dengan makin dewasanya anak. Psikolog Klinis Dewasa akan bekerja paling efektif jika berhadapan dengan mereka yang sudah hidup dengan mandiri.
2. Psikologi Pendidikan
Psikologi Pendidikan mempelajari tentang hal-hal yang membantu atau menghambat proses mengajar di sekolah. Misalnya, persepsi murid kepada guru, di mana persepsi ini dapat membantu atau menghalangi murid dalam menerima materi yang diajarkan. Kadang, ahli psikologi di bidang pendidikan juga memiliki kemampuan memberikan terapi kepada anak yang memiliki gangguan psikologis, tapi sebenarnya terapi bukanlah bidang utama mereka. Sebaiknya, jika anak memiliki gangguan psikologis, anak tetap dibawa ke ahli psikologi perkembangan atau psikolog klinis.
Catatan: Psikolog Pendidikan adalah profesi yang tugasnya memastikan siswa di sebuah lembaga pendidikan dapat menerima materi pelajaran dengan optimal. Ia harus memastikan kondisi keluarga siswa, kondisi psikologis siswa (motivasi anak, gaya belajar anak, dan lain-lain), serta kondisi fisik di tempat belajar tidak akan mengganggu penyerapan materi pelajaran. Untuk kasus di awal artikel, psikolog pendidikan dapat berperan sebagai orang yang memberikan diagnosa awal. Tetapi, sebaiknya diagnosa final dan penanganannya dilakukan oleh psikolog klinis.
3. Psikologi Industri dan Organisasi
Cabang ini meneliti tentang kondisi terbaik agar karyawan di sebuah perusahaan dapat bekerja dengan maksimal, mulai dari kondisi fisik dari tempat bekerja sampai dengan kondisi psikologis karyawan. Tema yang dibahas oleh ahli di bidang ini mulai dari tingkat terangnya cahaya di tempat kerja, interaksi karyawan-atasan, motivasi karyawan, kepuasan kerja sampai dengan penanganan masalah di rumah yang dapat mengganggu performa di tempat kerja.
Catatan: Psikolog Industri dan Organisasi adalah profesi yang biasanya bekerja di Human Resource Department. Mereka berfungsi untuk mencari orang dengan bakat yang paling cocok untuk sebuah jabatan, memberi pelatihan agar skill karyawan makin terasah, sampai mendeteksi karyawan yang memiliki gangguan psikologi. Tentu psikolog dari cabang ini sangat tidak cocok untuk menangani kasus seperti yang dijabarkan di awal artikel. Bahkan, seperti yang dijabarkan di awal artikel juga, mungkin mereka adalah profesor di bidang ini tapi tak mengerti apa-apa mengenai kondisi psikologis anak.
4. Biopsikologi
Cabang ini mempelajari bagaimana otak mengontrol perilaku. Misalnya, jika ada seseorang yang kurang mampu memusatkan fokusnya, maka mungkin ada yang salah dengan syaraf, neurotransmiter atau komposisi kimia di otakmu. Jika kesalahan ini diperbaiki dengan obat atau operasi, maka gangguan psikologismu akan tersembuhkan. Ahli di bidang ini biasanya bekerja di laboratorium atau di rumah sakit. Bagi kamu yang butuh konseling biasa, tidak perlu menghubungi mereka.
5. Psikologi Kognitif
Ahli psikologi kognitif adalah mereka yang tertarik pada proses berpikir manusia. Mereka mempelajari bagaimana memori itu dibentuk, bagaimana motivasi membuat manusia melakukan sesuatu, proses manusia memecahkan masalah (problem solving), membuat keputusan (decision making), dan lain-lain. Jika kamu perlu untuk “curhat” tentang gangguan kejiwaan keluargamu, ahli psikologi di bidang ini mungkin tidak akan terlalu tepat, karena mereka lebih memiliki kemampuan untuk melihat proses psikologis yang lebih sempit.
6. Psikologi Komparatif
Psikologi Komparatif membandingkan antara perilaku yang ada di manusia dengan perilaku yang terdapat pada binatang lain yang memiliki otak. Hal ini dipelajari karena dalam beberapa hal, sistem kerja otak dan binatang cukup mirip. Misalnya, dalam bagaimana sebuah kelompok memilih pemimpin, bagaimana kelompok menghukum anggotanya yang melanggar peraturan, bagaimana cara individu mengatasi ketakutan, dan lain-lain. Karena subjek utama yang diteliti ahli psikologi di bidang ini adalah binatang, maka curhat dengan mereka akan membuahkan penjelasan yang lebih primitif atau kembali ke akar evolusi. Misalnya, jika ada anak yang takut akan gelap, mereka akan menjelaskan bahwa ketakutan ini adalah warisan dari nenek moyang kita yang masih hidup di alam liar, sehingga akan terancam keamanannya oleh hewan karnivora di tempat gelap.
7. Psikologi Cross-cultural (lintas-budaya)
Cabang ini membandingkan antara struktur psikologis manusia dari beberapa budaya yang berbeda. Misalnya, perbandingan motivasi berprestasi dari orang Indonesia yang memiliki budaya kolektif dengan motivasi berprestasi orang Singapura yang lebih individualistis. Psikolog yang mendalami studi lintas-budaya biasanya tidak terlalu menajamkan kemampuan memberi terapi, tapi lebih ke kemampuan pengukuran psikologi.
8. Psikologi Perkembangan
Ahli di cabang ini adalah pilihan yang tepat untuk gangguan psikologis yang berhubungan dengan perkembangan (pertumbuhan) manusia, seperti yang dijabarkan di awal artikel ini. Mereka mempelajari kematangan perkembangan pikiran manusia di masa muda, serta penurunan kualitas pikiran di masa tua. Mereka biasanya lebih sensitif dengan anomali (penyimpangan) yang sebenarnya normal, yang merupakan bagian dari perkembangan.
9.  Psikologi Behavioral
Cabang dari psikologi ini mempelajari cara membentuk suatu perilaku dengan proses pengkondisian. Misalnya, agar anak selalu rajin belajar, anak harus diberikan hadiah (positive reinforcement) setelah dia belajar. Praktisi dari cabang psikologi ini bisa menjadi konselor di lembaga psikologi (memberi terapi), pendamping guru di sekolah, atau bekerja di bidang yang lebih luas seperti membuat peraturan di suatu lingkungan (lengkap dengan konsekuensinya). Konsultasi dengan ahli di bidang ini akan menghasilkan sebuah sistem reward-punishment dalam menyelesaikan masalahmu. Psikologi behavioral merupakan cabang yang sudah mulai menurun pemakaiannya, meskipun masih dapat dipakai dalam beberapa kasus
10. Psikologi Eksperimental
Psikolog eksperimental adalah mereka yang bekerja di laboratorium (baik laboratorium di ruangan mau pun laboratorium terbuka yang berada di masyarakat) untuk membuktikan hal-hal yang mempengaruhi kondisi psikologi seseorang. Misalnya, dengan bekerja sama dengan ahli Psikologi Pendidikan, mereka mencari tahu efek suara bising dengan kemampuan seorang murid untuk menyerap materi pelajaran. Ahli psikologi di cabang ini lebih mampu untuk melihat pola di masyarakat secara general (sebagai kelompok) dibandingkan memberikan terapi untuk orang-per-orang.
11. Psikologi Forensik
Psikologi Forensik berhubungan dengan bidang hukum. Pekerjaan mereka adalah memberikan kesaksian ahli di persidangan, mewawancara anak yang dicurigai menjadi korban abuse, membantu anak menyiapkan diri untuk memberi kesaksian, dan mengukur kondisi mental terdakwa.
12. Psikologi Kesehatan
Cabang ini mempelajari tentang cara untuk menjaga kesehatan dan menghadapi masa sakit. Mereka memiliki kompetensi untuk menasihati pasien, keluarga pasien atau bahkan orang yang masih sehat tentang cara untuk mempertahankan kondisi tubuh agar tetap sehat. Tentu sebaiknya kita hanya pergi berkonsultasi ke mereka jika memiliki masalah psikologis yang mempengaruhi kesehatan fisik seseorang.
13. Psikologi Kepribadian
Setiap orang itu unik, dan cabang psikologi ini mencoba memetakan kepribadian-kepribadian yang ada di dunia. Misalnya, dengan alat ukur yang sudah distandarkan, ahli di cabang ini bisa mengetahui apakah kamu seorang ekstrovert atau introvert, serta berdasarkan temuan ini mengetahui bagaimana cara terbaik untukmu mendapatkan energi tambahan. Serta dengan alat ukur lain, bisa diketahui apakah kamu seorang pemikir (thinking) atau orang yang mengandalkan intuisi (feeling), dan pekerjaan apa yang cocok untuk dirimu. Ahli di bidang ini cukup baik untuk menjadi tempat konsultasi mengenai bakatmu dan pekerjaan seperti apa yang cocok denganmu.
14. Psikologi Sosial
Cabang Psikologi Sosial tertarik dengan perilaku sosial manusia (interaksi antara satu manusia dengan manusia lain): komunikasi nonverbal, rasisme, perilaku sebuah kelompok, interaksi sosial, dan lain-lain. Ahli di cabang ini biasanya lebih mampu mengatasi masalah psikologi kemasyarakatan daripada individu.
15. Psikologi Positif
Cabang ini adalah yang paling muda diantara yang lain. Pendekatan yang diambil adalah menguatkan nilai atau ciri positif yang dimiliki seseorang, sehingga dia dapat meraih kematangan dan kesuksesan yang optimal dalam hidupnya. Cabang psikologi positif ini melihat manusia sebagai mahluk yang dari sananya (ketika dilahirkan) sudah memiliki nilai positif. Ahli di bidang ini dapat menjadi konselor yang cukup baik, walau pun sebaiknya tidak menangani keluhan abnormalitas pada kejiwaan.
Bagaimanakah cara untuk mengetahui kemampuan yang dimiliki ahli psikologi yang akan kamu datangi untuk konsultasi? Cara termudah adalah dengan melihat titel yang dimilikinya, orang yang memiliki titel sebagai psikolog (Psi.) adalah mereka yang dididik khusus untuk menjadi terapis. Cara lain adalah dengan menghubungi tempat prakteknya langsung dan menanyakan pendidikan spesialisasi yang telah dia tempuh. Tetapi jika kamu tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan, kamu bisa melakukan googling dari namanya pun sudah cukup. Kamu bisa mengecek di mana ia menyelesaikan study-nya, dan apakah pendidikannya tersebut sesuai dengan permasalahan yang kamu atau keluargamu hadapi.
Jadi, selamat melakukan proses pencarian untuk menemukan ahli psikologi yang tepat bagi dirimu atau keluarga.
Daftar Pustaka:
Cherry, Kendra. (2012). Branches of Psychology. Diambil 2012, Maret 29 dari http://psychology.about.com/od/branchesofpsycholog1/tp/branches-of-psychology.htm
Halida, Aril. (2009). Psikolog… Sahabat Sejati Dalam Suka & Duka. Diambil 2012, Maret 29 dari http://www.yarsi.ac.id/web-directory/kolom-dosen/73-fakultas-psikologi/146-psikologsahabat-sejati-dalam-suka-a-duka.html
Wortman, C., Loftus, E., & Weaver, C. (1999). Psychology. New York: McGraw-Hill College.

Mengetahui Psikologi Seseorang Dengan Psikotest

Inilah salah satu cara untuk mengetahui psikologi seseorang
Seorang psikolog mengembangkan bentuk-bentuk ini, yang telah diuji secara luas di dunia selama beberapa tahun. Warna warnanya telah mengalami perbaikan dan diuji lagi sampai didapatkan satu set bentuk yang terbaik. Bentuk-bentuk ini mewakili sembilan tipe kepribadian dasar. Pilih sebuah bentuk di bawah ini yang paling anda senangi lalu baca kepribadian anda di bawahnya.

Ingat, pilihan anda harus jujur dan tidak boleh dimanipulasi karena hasil test tipe kepribadian ini hanya anda yang tahu.


Jawaban yan Anda pilih:


Gambar Nomor 1. Introspektif, Sensitif, Reflective
Anda lebih sering dan fokus terhadap diri dan lingkungan sendiri daripada berinteraksi dengan orang lain. Anda membenci kedangkalan, lebih senang menyendiri daripada terluka karena bisikan orang. Tapi hubungan anda dengan teman-teman anda sangat intensif, yang memberikan anda ketenangan dan keserasian yang anda butuhkan untuk merasa baik. Bagaimanapun itu bukan masalah bagi anda untuk menyendiri untuk beberapa waktu tanpa menjadi bosan.

Gambar Nomor 2. Mandiri, Tidak biasa (tidak konvensional), Tak tertekang
Anda menginginkan kebebasan dan ketidakterikatan hidup yang membiarkan anda menentukan jalan anda sendiri. Anda memiliki bakat artistik dalam kerjaan anda dan aktifitas luang. Desakan untuk bebas kadang menyebabkan anda melakukan perbuatan yang sangat berlawanan dengan apa yang anda inginkan. Gaya hidup anda sangat individual. Anda tidak akan meniru secara buta apa yang sedang “in”, di sisi lain anda mencari kehidupan yang sesuai dengan cita-cita dan dan pendirianmu, bahkan bila harus berenang melawan pasang.

Gambar Nomor 3. Dinamis, Aktif, Mementingkan hal-hal lahir
Anda sungguh berkeinginan untuk menerima beberapa resiko dan berkomitmen kuat dalam menukar ketertarikan dan pekerjaan yang bervariasi. Rutin, berlawanan, cenderung berefek melumpuhkan anda. Apa yang paling anda sukai adalah bisa memainkan peran dalam banyak bidang. Dalam melakukannya, inisiatif anda lebih kuat.

Gambar Nomor 4. Bersahaja, Sangat teguh pendirian, harmonis
Anda menghargai gaya dan cinta alami yang tidak rumit. Orang mengagumi anda karena anda memiliki kemampuan kuat dan mereka bergantung pada anda. Anda memberikannya pada orang yang dekat perlindungan dan jarak. Anda merasa hangat dan manusiawi. Anda menolak segala sesuatu yang mencolok dan usang. Anda cenderung ragu pada tingkah/perubahan trend mode. Bagi anda, pakaian harus praktis dan bagus yang tidak menonjol.

Gambar Nomor 5. Professional, Pragmatis, Percaya diri
Anda bertanggung jawab pada hidup anda, meletakkan lebih kecil keberuntungan anda dan lebih kepada perbuatan sendiri. Anda memecahkan masalah dengan tindakan yang praktis dan tidak rumit. Anda memandang secara realistis sesuatu dalam hidup anda dan menanganinya dengan baik. Anda diberi tanggung jawab yang besar dalam pekerjaan, karena orang tahu bahwa anda dapat diandalkan. Kekuatan tegas terhadap kemauan akan memproyeksikan keyakinan anda terhadap orang lain. Anda tidak akan pernah benar-benar merasa puas sampai semua cita-cita anda tercapai.

Gambar Nomor 6. Tenang/Damai, Bijaksana, Tidak Agresif
Anda menanggapi hidup mudah karena bijaksana. Anda mendapatkan teman tanpa kesukaran karena menikmati keprifasian anda dan kemandirian. Anda sering menjauh darinya dan menyendiri dari waktu ke waktu untuk merenungi arti kehidupan dan menikmati sendiri. Anda membutuhkan tempat untuk persembunyian yang indah, tapi anda tidak seorang penyendiri. Anda tenang terhadap diri sendiri dan dunia, dan menghargai hidup dan apa yang dunia tawarkan.

Gambar Nomor 7. Riang, Suka bermain/melucu, menyenangkan
Anda menyukai kehidupan yang bebas dan spontan. Dan anda berusaha menikmatinya secara penuh karena memegang moto ”Anda hanya hidup sekali." Keingintahuan anda besar dan terbuka terhadap segala sesuatu yang baru, anda berkembang dengan perubahan. Anda menganggap lingkungan anda serbaguna dan selalau memberikan kejutan.

Gambar Nomor 8. Romantis, Pemimpi, Emosional
Anda sangat sensitif. Anda menolak melihat sesuatu dari sudut pandang kesederhanaan dan rasionalitas. Apa yang perasaan anda katakan sangat penting untuk anda. Kenyataanya, Anda merasa penting untuk memiliki mimpi-mimpi dalam hidup. Anda menolak orang yang mencemoohkan romantisme dan hanya dikendalikan oleh rasionalitas. Anda menolak untuk membiarkan sesuatu membatasi keragaman kekayaan mood dan emosi anda.

Gambar Nomor 9. Analitis, Terpercaya, Percaya diri
Senstifitas sebentar anda mewakili kualitas dan ketahanan yang tinggi. Konsekuensinya, anda suka menyelimuti diri anda dengan ”mutiara kecil” yang anda temukan di mana pun orang lain mengabaikannya. Lalu, Budaya sangat mempengaruhi kehidupan anda. Anda telah temukan kehidupan anda sendiri, yaitu elegan/luwes dan eksklusif, bebas dari pengaruh mode. Ideal anda, anda mendasarkan kehidupan anda, adalah dibudayakan kesenangan. Anda menilai tingkatan budaya seseorang pada siapa anda berbicara. 

Ciri-ciri Orang yang Sedang Berbohong dan Cara Mengetahuinya

Pernahkah anda berhadapan dan berbicara dengan seseorang lalu merasa bahwa ada sesuatu yang disembunyikan atau tidak dikatakan dengan sebenarnya? Bila menyangkut hal yang penting, tentu saja kebohongan tersebut dapat menyebabkan masalah yang besar. Lalu, pernahkah anda mengamati diri sendiri ketika sedang berbohong? Apa yang anda lakukan dan dengan cara bagaimana anda mengatakan kebohongan? Seringkali kita tidak menyadari bahwa ada sikap dan gerak-gerik tertentu ketika seseorang sedang berbohong. Jika ini disadari, maka kemungkinan orang yang bohong akan sangat lihai dalam berbohong. Namun bagi yang kurang bisa berakting, menyembunyikan kebohongan secara sadar justru akan menyebabkan kekakuan dan menjadi signal yang gampang diketahui indikasi kebohongannya. Nah, bagi kita yang ingin mengetahui bahwa seseorang berbohong atau tidak, menyadari hal-hal tersebut dapat mempermudah kita untuk mendeteksinya

Cara dan ciri yang akan disampaikan berikut bukan tanpa dasar. Jika anda mengamati dan gemar menonton film, sinetron, drama, atau acara apapun yang dibalut dengan akting, pasti anda sepakat bahwa semua yang dilakukan para aktor/aktris adalah berbohong. Benar kan? Mereka tidak sedang menjadi diri mereka sendiri dan memerankan tokoh serta cerita yang dibuat. Ada yang meyakinkan, ada pula yang meragukan. Nah, berdasarkan sedikit dari apa yang saya pelajari dalam dunia teater serta psikologi, berikut cara mengetahui orang berbohong:

1. Ketahuilah cara dia biasanya berbicara
Sebagai seorang teman, anda pasti mengetahui cara biasanya sahabat atau orang yang anda kenal ketika berbicara. Ada hal-hal yang khas dari setiap orang ketika mengujarkan sesuatu, baik ketika sedih, senang, marah, dan lain sebagainya. Biasanya ciri ini juga diikuti dengan gesture khusus, seperti gerak bibir, tangan, badan, mata, alis dan lain sebagainya yang satu sama lain memiliki perbedaan. Cara-cara yang tidak sama dengan cara yang biasanya dilakukan ketika berbicara bisa menjadi petunjuk awal.

2. Perhatikan tekanan-tekanan dalam pola bicaranya
Seseorang yang berada dalam tekanan dan desakan psikologis juga mengalami tekanan fisik tertentu sebagai imbasnya. Misalnya detak jantung yang meningkat dan aliran darah yang cepat. Hal ini mempengaruhi aktivitas fisik lainnya, dalam hal ini adalah aktivitas berbicara. Orang yang berbohong cenderung memiliki nada bicara dan tekanan yang tidak wajar. Hal ini dikarenakan oleh tekanan serta pertimbangan pikiran yang tarik ulur dalam menyatakan kebohongan. Pada dasarnya, menyatakan kebohongan adalah hal yang secara alamiah akan memberikan tekanan sekaligus pada kondisi psikologi, fisik, serta mental. Oleh karena itu, tekanan yang muncul lebih besar,

3. Lihatlah beberapa pertanda dan gesture (gerak-gerik) khusus yang muncul.
Berikut ini adalah beberapa pertanda dan gesture yang seringkali dijumpai pada orang yang sedang berbohong;
  • Gerak tubuh yang minim atau sama sekali tidak bergerak atau justru bergerak secara berlebihan. Orang yang sedang berbohong cenderung 'membeku', tidak sering berhadapan dengan lawan bicara,dan berusaha meminimalisasi gerak tubuhnya. Ada pula yang justru bergrak secara berlebihan. Semua itu adalah usaha untuk menghindari munculnya tanda-tanda bahwa dia sedang berbohong. Namun, hal ni justru juga bisa menjadi petunjuk bahwa seseorang sedang berbohong.
  • Tidak ada kontak mata. Orang sedang berbohong seringkali menghindari kontak mata. Secara naluriah, dia akan menghidari tatapan mata lawan bicaranya. Kontak mata dalam berbicara merupakan pendukung dan juga menyimpan informasi tambahan ketika berbicara. Dengan melakukan kontak mata, seseorang yang sedang dibohongi akan menangkap signal informasi yang tidak sinkron dengan apa yang diucapkan. Itulah mengapa kemudian ada juga ilmu ilmiah membaca pikiran orang lain melalui kontak mata.
  • Gesture bagian tubuh lain yang menunjukkan rasa tertekan. Misalnya mengkukur2, memainkan kuku jari, mengedipkan mata secara berlebihan, menelan ludah berkali-kali, dan gerakan lain yang dilakukan berulang-ulang. Perasaan takut, gugup, tidak nyaman, serta bayangan tentang apa yang akan terjadi jika dia diketahui berbohong akan membuat orang mengalami tekanan yang tinggi dan melakukan hal-hal yang sebenarnya menunjukkan kegelisahan.
  • Melihat ke bagian kanan atas. Melihat ke arah ini diasosiasikan sebagai usaha untuk memperkerjakan dan mengolah otak kanan untuk memunculkan imajinasi, yaitu usaha untuk membuat jalinan cerita berdasarkan apa yang telah diceritakannya. Sebaliknya, melihat ke bagian kiri disosiasikan sebagai usaha memanggil memori untuk menyatakan kebenaran/jalinan cerita yang sesungguhnya.
  • Mata yang terbuka lebar dan memasang tampang innocent (tidak bersalah). Kebiasaan di masa kecil yang masih kita bawa sekarang adalah membuka mata selebar-lebarnya dan membuat tampang innocent, seolah-olah hendak berkata, "Siapa? ....Aku yang bersalah?!" Hal ini sering kita lakukan pada saat kecil dulu ketika mama memergoki ada sebungkus roti gede yang hilang dari kulkas. !(^^)
  • Bicara yang tersendat-sendat (paused). Tidak semua orang memiliki bakat yang besar dalam membuat cerita serta berbicara dengan lancar pada saat berbohong. Sehingga, seringkali ditemui pembicaraan yang dihentikan sejenak dan dalam tempo yang tidak wajar. Biasanya terjadi ketika suatu bagian cerita bohong hendak dilontarkan, yaitu ketika dia sedang berusaha mengarang suatu jalinan cerita. Di sinilah biasanya cerita yang disampaikan mulai tidak konsisten dan berubah-ubah.
  • Menyentuh hidung dan menutup wajah atau mulut. Ini juga merupakan bawaan sejak kecil, yang merupakan respon reflektif ketika seseorang ingin menutup-nutupi sesuatu.
  • Nada bicara yang tinggi. Orang yang berbohong cenderung menaikkan nada bicara. Baik karena sebagai usaha menegaskan informasi yang disampaikan, emosi yang meningkat, maupun tekanan yang tinggi. Hal ini akan sangat mudah diketahui apabila anda telah mengenal kebiasaan berbicara lawan bicara.
4. Mengurangi/menghilangkan informasi yang harus disampaikan.
Berbohong tidak hanya dengan mengucapkan hal yang tidak sebenarnya, namun juga dengan menghilangkan informasi yang seharusnya dikatakan pada lawan bicara. Indikasi ini sebenarnya justru lebih mudah diketahui karena biasanya jalinan informasi/atau cerita yang disampaikan menjadi tidak utuh dan menimbulkan banyak pertanyaan. Pertanda-pertanda tersebut di atas masih tetap akan muncul. Setelah menyampaikan informasi dengan gaya yang meyakinkan, dia akan melakukan gesture-gesture tertentu, misalnya menyentuh hidung atau menutup mulut/wajah.

5. Tanyailah orang yang anda duga berbohong.
Tentu saja cara ini juga akan mengundang resiko besar. Apabila, ternyata lawan bicara anda tidak berbohong, maka cara ini akan membawa dampak buruk. Oleh karena itu, pergunakan cara ini juka anda telah mendapatkan banyak pertanda di atas dan anda yakin benar bahwa lawan bicara anda telah berbohong. Akan tetapi, membiarkan dan tidak menanyai orang yang sedang berbohong pun juga akan berdampak sangat buruk, terutama bagi si pelaku. Oleh karena itu, cara ini juga merupakan solusi agar si pelaku kebohongan mengaku dan masalah kemudian dapat dicarikan solusi untuk diselesaikan.

6. Gunakan Intuisi.
Percaya atau tidak, manusia diciptakan memiliki intuisi. Selain itu, manusia diciptakan untuk mengatakan kebenaran. Oleh karena itu manusia pada dasarnya susah untuk melakukan kebohongan dan sulit untuk dibohongi. Intuisi sama sekali berbeda dengan nafsu, karena nafsu berkaitan dengan keinginan, sehingga bersifat subjektif. Sedangkan intuisi bersikap objektif dan tidak berdasarkan dengan keinginan. Jadi merasa dibohongi dan berprasangka dibohongi tidaklah sama. Sebelum meyakini diri anda dibohongi, tanyakanlah pada diri anda apakah ini karena prasangka ataukah karena intuisi anda. Meskipun anda pada akhirnya tidak tahu apakah anda dibohongi dengan adanya bukti, tapi setidaknya anda tahu bahwa seseorang sepertinya sedang berbohong pada anda sehingga anda tidak akan mempercayainya begitu saja.

Tony Sly " No Use For A Name " Meninggal Dunia

Dua hari sejak berita meninggalnya musisi punk, anggota dari band asal California, No Use for a Name [NUFAN], Tony Sly, twitter dibanjiri oleh jutaan orang dari sehabat serta fans yang menyatakan bela sungkawanya.
“Dengan sangat sedih kami harus mengucapkan selamat tinggal kepada Tony Sly dari No Use for a Name. Kami menerima kabar tentang kepergiannya, dan kami merasa hancur. Kami telah kehilangan bakat yang luar biasa, teman dan seorang ayah – salah satu dari yang terbaik.” tulis pernyataan yang dibuat oleh labelnya, Fat Wreck pada Rabu [01/08] kemarin, satu hari setelah berita kematian armarhum.
Fat Mike, frontman band NOFX, produser sekaligus pendiri label Fat Wreck, seperti yang dikutip dari pernyataan di situs label tersebut mengungkapkan rasa belasungkawanya, “Satu dari sahabat tercinta dan penulis lagu favorit saya telah pergi begitu cepat. Tony, anda akan sangat dikenang. Selain Fat Mike, beberapa musisi punk rock dunia menyatakan rasa belasungkawanya atas kepergian Tony Sly via twitter.
"Kita mengcover Chasing Rainbows dari No Use For A Name selama set kami hari ini sebagai tribute,“ tulis gitaris Yellowcard, Ryan Mendez. "RIP Tony Sly, you were a massive influence on all of us," tambahnya.
Band punk asal Chicago, Rise Againts juga menyatakan belasungkawanya, “Kita amat sangat sedih mendengar kepergian sahabat kami Tony Sly. Ia adalah penulis lagu dan teman yang hebat. RIP Tony Sly.”
Band asal Los Angeles, Bad Religion, lewat akun twitternya @badreligion mengucapkan selamat jalan kepada almarhum, "Selamat jalan untuk teman yang baik, Tony Sly.”
Band asal Indiana yang juga pernah tandang ke Jakarta, The Ataris menceritakan pengalamannya Tony Sly ketika The Ataris masih memulai karirnya. “Tony Sly, anda menulis lagu-lagu yang mantap. Ketika kami baru mulai, anda dengan murah hati membiarkan kami memporak-porandakan lantai kamar hotel anda. Stay Gold man, Godspeed.”
Noodles dari band The Offspring menulis, “Sangat sedih mendengar kepergian Tony Sly Satu dari orang terbaik yang pernah ada. Duka dan doa kami mengiringi para kawan dan keluarga almarhum. Beliau akan teramat sangat dirindukan.
Sementara musisi punk tanah air, drummer Superman Is Dead, Jerinx lewat akun twitternya, @JRX_SID, menyatakan kedukaannya. “#NP Coming To Close – No Use For A Name | 2003, merekam album Kuta Rock City di Jakarta, selalu ditemani NUFAN, Good bye Tony, i owe u one.”
Frontman band No Use For A Name, Tony Sly telah meninggal dunia pada Selasa [31/07] kemarin. Ia meninggal di umurnya yang ke-41. Sampai saat ini penyebab dari kematiannya masih belum diketahui. 
Tony bergabung di No Use For A Name di tahun 1989, menggantikan John Meyer. Bersama Tony Sly, No Use for a Name mendapat perhatian dari industri musik ketika MTV memutar lagu mereka, “Soulmate” . Video ini mencatatkan dirinya sebagai video pertama kali yang diproduksi oleh Fat Wreck yang berhasil diputar di MTV. Dari sini, mereka bermain di acara bergengsi seperti Warped Tour di tahun 90-an. Di tahun 1997, setelah suksesnya album Making Friends, mereka melakukan tur keliling dunia, dari Amerika, Eropa, Australia, Kanada dan Jepang.
Album terakhir No Use For A Name adalah The Feel Good Record of the Year. Album ini dirilis tahun 2008 oleh Fat Wreck Records. NUFAN sendiri sempat bertandang ke tanah air dan menggelar konsernya di Hall Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, 4 tahun lalu, tepatnya 17 Oktober 2009. Saat itu mereka bermain bersama band-band punk rock tanah air.
Selamat Jalan, Tony Sly.