Pages

Senin, 11 Februari 2013

Ini Hal Wajib yang Harus Dihindari Saat Bertengkar dengan Pasangan


Saat marah kita cenderung mengucapkan kata-kata yang kasar dan menyakitkan orang-orang yang kita sayangi. Dan saat sudah terucap, kita tidak bisa menarik perkatan kita. Patti Stanger, ahli percintaan, pemilik biro jodoh premium “Millionaire’s Club” dan bintang reality show “Millionaire Matchmaker” yang tayang di saluran Sony Entertainment Television tiap Kamis pukul  20.55, punya tips khusus 10 kata yang harus dihindari saat marah atau beradu mulut dengan pasangan, demi menyelamatkan hubungan Anda:
  1. Sumpah serapah - Kata-kata makian, mengutuk, dalam bahasa apapun juga, tidak boleh dikatakan saat beradu mulut dengan seseorang yang Anda cinta. Bukankah Anda akan marah jika ada orang lain memaki-maki pasangan Anda? Nah, Anda jangan lakukan hal yang sama padanya. Untuk alasan apapun.
  2. Julukan Yang Kasar - Sama seperti sumpah serapah, hindari menjulukinya dengan kasar. Ingatlah, Anda beradu mulut demikian hebatnya dengan orang ini karena Anda mencintainya. Jadi ingatlah itu sebelum kata-kata seperti: "dasar tolol” dan “dasar matre” keluar dari mulut Anda.
  3. "Kamu Selalu..." atau "Kamu Tidak Pernah..." - Cobalah untuk tidak men-generalisir perilakunya. Anda marah karena dia belum mengganti air mineral galonan saat Anda pulang kerja larut malam dan dia malah meminta Anda membuatkan susu hangat dan mi rebus. Bicarakanlah tentang ini. Jangan malah naik darah karena ia selalu malas dan tidak pernah membantu kamu sama sekali di rumah. Kalau memang ia selalu bersikap buruk dan tidak pernah membantu, Anda seharusnya tidak berhubungan denannya, dan saya yakin bukan itu inti permasalahannya.
  4. Anda minta putus/cerai - Saya tahu bahwa sebuah pertengkaran hebat dapat mengakibatkan putus cinta atau perceraian, dan itu wajar saja. Tapi Anda tidak boleh mengambil keputusan itu ketika bertengkar. Sebuah perpisahan – apakah itu perceraian atau putus cinta - adalah langkah besar dalam sebuah hubungan, dan Anda harus tenang dan rasional ketika mengambil keputusan itu, karena sekali Anda mengatakannya, tidak ada yang bisa mengembalikan kata-kata tersebut.
  5. Anda Benci Teman-temannya - Pertengkaran terjadi antara kalian berdua dan tidak melibatkan teman-temannya. Ini jelas bukan waktu yang tepat untuk mengungkapkan bagaimana Anda tidak menyukai teman - temannya. Dan sekali  Anda melakukannya, perkataan Anda tentang mereka akan membuat kehidupan sosial Anda jauh lebih rumit.
  6. Anda Benci keluarganya - Demikian pula tentang keluarganya, jangan sekalipun Anda ungkapkan saat terjadi pertengkaran. Mungkin saja ibunya menjengkelkan, tapi saat Anda marah dengannya bukanlah waktu yang tepat untuk mengungkapkan kekesalan Anda dengan ibunya. Persoalan keluarga adalah hal rumit dan sensitif, salah bicara satu kata saja tentang orang-orang yang dicintainya, malah membuat diri Anda ter”usir” dari kehidupannya.
  7. Perkataan Mantannya Benar - “No No No!” Jangan memihak mantannya untuk hal-hal yang sensitif. Dan semua hal yang diucapkan dalam sebuah pertengkaran adalah hal sensitif. Dia menjadi mantan karena sebuah alasan, dan Anda tidak ingin menjadi seorang mantan karena hal bodoh yang Anda katakan.
  8. Mencibir Passion dan Mimpinya - Ingatlah untuk fokus pada topik pertengkaran dan tidak menyerangnya. Jika kalian bertengkar karena masalah keuangan, jangan mengungkit-ungkit karya fotografi/lukisannya tidak bernilai seni, band-nya tidak punya depan, mimpinya menciptakan tempat cukur 24 jam adalah hal bodoh..Fokuslah pada permasalahan yang sebenarnya (keuangan).
  9. Anda Harap Tidak Pernah Bertemu Dengannya - Pertengkaran bisa menjadi sangat dramatis, tapi janganlah ber-reaksi yang berlebihan. Mengatakan kepadanya bahwa Anda berharap tidak pernah bertemu dengannya adalah hal yang keji. Kalian memiliki saat-saat bahagia bersama-sama. Hanya saja perkelahian ini tentu tidak menyenangkan. Mengatakan kepadanya bahwa Anda berpikir selama ini hubungan kalian sia-sia malah membuatnya merasa jauh lebih sedih dan kesal, lebih dari yang Anda sebenarnya inginkan.
  10. Anda Harap Dia Mati - Sekali lagi, jangan lebay. Tidak peduli betapa marahnya Anda padanya, saya tahu, Anda tidak berharap dia mati. Setelah Anda mengatakan sesuatu sekeji itu, wajar saja jika ia merespon dengan perkataan keji lainnya. Tentunya Anda tidak ingin ia mengatakan hal-hal yang sangat keji. Kalian berdua akhirnya benar-benar merasa tersakiti.
sumber :
http://id.she.yahoo.com/ini-hal-wajib-yang-harus-dihindari-saat-bertengkar-111435888.html

Kamis, 27 Desember 2012

Hati-hati Terlalu Sering Mengucap Putus!


Tak sedikit pasangan yang hobi mengucap kata putus — meski tak serius — setiap bertemu konflik. Hal tersebut biasanya terucap spontan karena luapan emosi. Apa akibatnya?


Mengurangi kemampuan menyelesaikan masalah 
Jika kata putus kerap dijadikan andalan di kala pertengkaran tak juga mencapai pencerahan, Anda harus hati-hati. Pelan-pelan kata tersebut menggerogoti kemampuan Anda dan pasangan dalam menyelesaikan masalah dengan cara yang baik seperti kompromi dan komunikasi. Padahal jika berencana memiliki hubungan jangka panjang, kemampuan mengatasi konflik sangatlah penting. 

Tak ada yang tak mungkin. Saat emosi meluap memang bukan momen yang baik untuk berdiskusi. Redakan emosi masing-masing dan tunggu saat yang tenang untuk kembali membicarakan masalah Anda. Teruslah berlatih berkompromi untuk kelancaran hubungan. Jika menurut Anda hubungan ini sangat berharga untuk dipertahankan, maka tak ada salahnya melatih emosi dan berusaha mencapai kompromi. Jangan sampai menyesal belakangan ketika kata putus bukan dianggap sekadar ancaman tapi justru kenyataan. 

Menggampangkan masalah
Jika pasangan mudah menyerah setelah diserang kata putus maka lama-lama Anda akan menganggap kata tersebut merupakan solusi dari masalah. Tanpa benar-benar memperhatikan inti permasalahan dan solusinya, Anda langsung melempar kata putus saat sudah kesal. 

Padahal permasalahan sehari-hari justru bisa membuat hubungan Anda semakin kuat. Sama-sama menyelesaikan masalah dengan komunikasi membuat Anda lebih mengenal pasangan dan membuat Anda merasa lebih menghargai hubungan. Anda akan merasa hubungan ini merupakan hasil jerih payah bersama dan bukan hanya sekadar karena si dia takut akan ancaman kehilangan Anda. 

Ungkapan "What doesn't kill you only makes you stronger" juga berlaku dalam hubungan. Masalah yang bisa Anda lewati dan selesaikan bersama bisa membuat hubungan Anda lebih kuat. Tentu lebih menyenangkan memiliki hubungan yang dibangun karena rasa memiliki bersama, bukan hanya karena salah satu pihak merasa terancam. 

Kehilangan makna 
Telinga pasangan juga bisa kebal karena terlalu sering mendengar kata putus. Lama-lama ia meremehkan ancaman Anda. Kata putus kehilangan makna yang sesungguhnya. Ketika Anda mengucap putus, ia hanya akan berpikir ini adalah ancaman sementara Anda dan tidak akan benar-benar terjadi. 

Jika ia berpikir demikian maka ia tak akan menyikapi masalah yang terjadi dengan serius. Ia hanya berpikir setelah terucap kata putus, ia bisa mengeluarkan rayuan maut, bersikap manis, memberi Anda hadiah, atau memberi janji-janji yang belum tentu ditepati karena tahu Anda pasti akan menerimanya kembali. 

Akhirnya, malah Anda yang terjebak dalam omongan sendiri. Permasalahan hubungan Anda tak akan dianggap serius lagi. Ia hanya akan fokus ke proses yang harus ia lakukan setelah kata putus terucap. Apakah akan mengirimkan bunga, membelikan hadiah, atau mengirim pesan rayuan yang menggoda. Apa yang sesungguhnya menjadi masalah, akhirnya menjadi mudah dilupakan. Ujung-ujungnya masalah yang sama akan sering terjadi kembali karena tak pernah benar-benar terselesaikan. 

Membuat hubungan jalan di tempat 

Dari semua efek di atas, akhirnya bisa dikatakan tak ada gunanya terlalu sering mengumbar kata putus. Hubungan cinta dibangun melalui komunikasi dan kepercayaan dua arah yang baik. Sering mengumbar kata putus menandakan Anda merasa lebih superior dari pasangan. Anda berpikir pasangan akan merasa terancam dan akan menuruti keinginan Anda. Hasilnya hubungan Anda lebih banyak dibentuk oleh konflik ancaman, ketidakpercayaan (karena putus tak selalu serius), dan satu pihak yang merasa lebih dibutuhkan dari yang lain. 

Tak ada yang bagus dari hubungan semacam itu. Hubungan Anda hanya akan sering dipenuhi letupan konflik tanpa solusi yang sebenarnya. Padahal untuk membuat hubungan Anda lebih kuat dan lebih dewasa diperlukan kemampuan menyelesaikan masalah yang baik, komunikasi dua arah yang sehat, serta rasa saling membutuhkan yang memperkuat keinginan menyelesaikan masalah. 

Jika konflik sedikit kata putus langsung diumbar, maka hubungan Anda tak akan melangkah kemana-mana. Anda hanya akan terus berputar dalam lingkaran putus-sambung. Atau kalau si dia sudah jenuh diancam, maka kata putus yang tidak serius bisa menjadi kenyataan yang Anda sesali.

Sumber : http://id.she.yahoo.com/hati-hati-terlalu-sering-mengucap-putus---092310364.html

Rabu, 21 November 2012

Memperbaiki The Printer Spooler Service is not running


Kadang ada hal yang bikin anda pusing ketika anda hendak ingin mencetak dokumen anda, apalagi jika itu adalah dikumen pkerjaan anda yang harus selesai pada hari itu ketika anda mencetak tidak ada satu pun dialog printer yang tereteksi oleh komputer anda bahkan pada Control Panel, Printers and Faxes.
Printer Memperbaiki The Printer Spooler Service is not runningDan ketika anda ingin add printer anda malah akan mendapatkan pesan seperti pada gambar diatas, beberapa masalah ketika anda ingin menggunakan printer
1. Anda akan mendapatkan pesan “Printer Spooler Service Terminated Unexpectedly” error
2. Anda akan menemukan the Printer and Faxes window is empty and there are no printers listed
3. Anda mendapatkan pesan ketika mencoba untuk mencetak dari program tertentu yang tidak ada printer yang terpasang
Jika dari ketiga hal tersebut diatas anda mengalaminya salah satunya anda bisa mengikuti tutorial berikut ini :
langkah 1.
Jika the print spooler service isn’t already stopped silahkan anda stop caranya jalankan jendela run dan ketik ” Services.msc ” . Kemudian gulir ke bawah ke layanan Print Spooler, klik kanan dan pilih Stop.
spoler Memperbaiki The Printer Spooler Service is not runningSekarang silahkan anda hapus semua pekerjaan print anda  yang  dalam status pending.
langkah 2.
Pergi ke C: WINDOWS system32 spool Printers
dan menghapus semua file atau folder yang terdaftar di sana. Anda dapat mencoba untuk kembali ke Services. msc dan memulai print spooler service untuk melihat apakah ini telah memperbaiki masalah anda.
Langkah 3:
Pastikan untuk menghentikan print spooler service sebelum melanjutkan. Pertama kita harus menghapus driver korup secara manual dari registri Windows. Anda dapat melakukannya dengan pergi di sini:
HKEY_LOCAL_MACHINE SYSTEM CurrentControlSet Control Print Environments Windows NT x86 Driver
Dan silahkan anda hapus driver printer anda. Sekarang cobalah untuk mengaktifkan Printer Spooler Service kembali.  Dan lakukan unintall printer software anda yang telah terinstall dalam komputer dan lakukan install ulang driver printer anda.
Selamat mencoba !

Kamis, 11 Oktober 2012


Kisah Tiga Pohon 

Alkisah, tiga batang pohon tumbuh besar bersama dalam sebuah hutan. Suatu hari, ketiganya saling berbagi harapan dan impian.

Pohon pertama berkata, “Kelak aku ingin menjadi sebuah peti harta karun. Aku akan dipenuhi emas, perak dan berbagai batu permata, dan semua orang akan terpesona oleh keindahannya.”

Pohon kedua berkata, “Suatu hari kelak aku akan menjadi sebuah kapal yang besar. Aku akan mengangkut raja-raja dan berlayar hingga ke ujung-ujung dunia. Aku akan menjadi kapal yang kokoh dan setiap orang akan merasa aman berada dalam naunganku.”

Akhirnya, pohon ketiga berkata, “Aku akan tumbuh besar menjadi pohon yang paling tinggi menjulang di hutan, di puncak bukit. Orang-orang akan terpesona memandangku dan berpikir betapa dekatnya aku dengan surga dan Tuhan. Aku akan menjadi pohon terbesar sepanjang masa dan orang tak akan pernah melupakan keberadaanku.”

Beberapa tahun berlalu sejak mereka berdoa agar impian masing-masing terkabul. Kemudian datanglah sekelompok penebang pohon dan menebang ketiga pohon itu. Pohon pertama dibawa ke seorang tukang kayu. Ia sangat senang sebab sangkanya ia akan dibuat menjadi sebuah peti harta karun yang elok. Tetapi doanya tampaknya sia-sia sebab si tukang kayu menjadikannya kotak tempat menaruh makanan ternak. Setelah dipenuhi jerami, ia ditempatkan di sebuah kandang hewan.

Pohon kedua dibawa ke sebuah galangan kapal. Sangkanya doanya menjadi kenyataan. Tetapi ia dipotong-potong dan dijadikan sebuah perahu nelayan kecil. Berakhir sudah impiannya untuk menjadi sebuah kapal besar yang mengangkut raja-raja dan berlayar ke ujung-ujung dunia.

Pohon ketiga dipotong menjadi potongan-potongan kayu besar dan dionggokkan begitu saja dalam sebuah gudang gelap.

Tahun berganti tahun dan ketiga pohon sudah melupakan impian mereka. Hingga suatu hari, sepasang suami-isteri tiba di kandang. Perempuan itu melahirkan seorang anak laki-laki dan membaringkan Bayinya di atas tumpukan jerami dalam palungan ternak yang dibuat dari pohon pertama. Orang-orang datang menyembah sang Bayi. Pohon pertama pun menjadi sadar bahwa di dalamnya ditempatkan Harta terbesar sepanjang masa.

Bertahun-tahun kemudian, sekolompok laki-laki naik ke atas sebuah perahu nelayan yang dibuat dari pohon kedua. Di tengah danau, badai besar menerjang dan pohon kedua berpikir bahwa ia tidak akan cukup kuat melindungi mereka yang ada dalam naungannya. Tetapi seorang dari antara mereka berdiri dan berkata, “Diam! Tenanglah!” dan badai pun sekonyong-konyong reda. Sadarlah si pohon kedua bahwa ia telah mengangkut Raja atas segala raja.

Setelah bertahun-tahun dibiarkan tergolek dalam gelap, orang mengambil pohon ketiga. Ia dipanggul sepanjang jalan, sementara orang-orang menganiaya serta mencemooh Laki-laki yang memanggulnya. Akhirnya, tibalah mereka di puncak sebuah bukit. Orang banyak menyalibkan Laki-laki itu pada balok kayunya, hingga Ia wafat di sana, di puncak bukit. Pohon ketiga paham bahwa ia begitu dekat dengan Yesus Tuhan dan surga.

Untuk direnungkan:

Ketika keadaaan tidak seperti yang engkau inginkan, ketahuilah Tuhan memiliki rencana indah untukmu. Jika engkau percaya dan tetap setia pada-Nya, Ia akan melimpahkan rahmat-rahmat terbesar atasmu.

Ketiga pohon mendapatkan apa yang mereka mohonkan, tetapi tidak dengan cara seperti yang mereka bayangkan. Kita tidak selalu tahu apa rencana Tuhan bagi kita, kita hanya perlu tahu bahwa rancangan-Nya bukanlah rancangan kita dan jalan-Nya bukanlah jalan kita. Dan, yakinlah bahwa jalan-Nya adalah selalu yang terbaik bagi kita.

Raja dan 4 orang Istri (Renungan Hidup Menyentuh Hati)

Dahulu kala...
Ada seorang raja yang mempunyai 4 isteri.

Raja ini sangat mencintai isteri keempatnya
dan selalu menghadiahkannya pakaian-pakaian yang mahal dan memberinya makanan yang paling enak.
Hanya yang terbaik yang akan diberikan kepada sang isteri.

Dia juga sangat memuja isteri ketiganya
dan selalu memamerkannya kepejabat-pejabat kerajaan tetangga.
Itu karena dia takut suatu saat nanti,isteri ketiganya ini akan meninggalkannya.

Sang raja juga menyayangi isteri keduanya.
Karena isterinya yang satu ini merupakan tempat curahan hatinya,
yang akan selalu ramah, peduli dan sabar terhadapnya.
Pada saat sang raja menghadapi suatu masalah,
dia akan mengungkapkan isi hatinya hanya pada isteri ketiga
karena dia bisa membantunya melalui masa-masa sulit itu.

Isteri pertama raja adalah pasangan yang sangat setia
dan telah memberikan kontribusi yang besar dalam pemeliharaan kekayaannya maupun untuk kerajaannya.
Akan tetapi, si raja tidak peduli terhadap isteri pertamanya ini meskipun sang isteri begitu mencintainya,
tetap saja sulit bagi sang raja untuk memperhatikan isterinya itu.

Hingga suatu hari, sang raja jatuh sakit dan dia sadar bahwa kematiannya sudah dekat.

Sambil merenungi kehidupannya yang sangat mewah itu,
sang raja lalu berpikir, "Saat ini aku memiliki 4 isteri disampingku,
tapi ketika aku pergi, mungkin aku akan sendiri".

Lalu, bertanyalah ia pada isteri keempatnya,
"Sampai saat ini, aku paling mencintaimu, aku sudah menghadiahkanmu pakaian-pakaian yang paling indah dan memberi perhatian yang sangat besar hanya untukmu.
Sekarang aku sekarat, apakah kau akan mengikuti dan tetap menemaniku?"

"Tidak akan!" balas si isteri keempat itu, ia pun pergi tanpa mengatakan apapun lagi.

Jawaban isterinya itu bagaikan pisau yang begitu tepat menusuk jantungnya.

Raja yang sedih itu kemudian berkata pada isteri ketiganya,
"Aku sangat memujamu dengan seluruh jiwaku.
Sekarang aku sekarat, apakah kau tetap mengikuti dan selalu bersamaku?"

"Tidak!" sahut sang isteri. "Hidup ini begitu indah! Saat kau meninggal, akupun akan menikah kembali!"

Perasaan sang raja pun hampa dan membeku.
Beberapa saat kemudian, sang raja bertanya pada isteri keduanya,
" Selama ini, bila aku membutuhkanmu, kau selalu ada untukku.
Jika nanti aku meninggal, apakah kau akan mengikuti dan terus disampingku?"

"Maafkan aku, untuk kali ini aku tidak bisa memenuhi permintaaanmu!" jawab isteri keduanya.
"Yang bisa aku lakukan, hanyalah ikut menemanimu menuju pemakamanmu."

Lagi-lagi, jawaban si isteri bagaikan petir yang menyambar dan menghancurkan hatinya.

Tiba-tiba, sebuah suara berkata:
"Aku akan bersamamu dan menemanimu kemanapun kau pergi."
Sang raja menolehkan kepalanya mencari-cari siapa yang berbicara dan terlihatlah olehnya isteri pertamanya.
Dia kelihatan begitu kurus, seperti menderita kekurangan gizi.

Dengan penyesalan yang sangat mendalam kesedihan yang amat sangat, sang raja berkata sendu,
"Seharusnya aku lebih memperhatikanmu saat aku masih punya banyak kesempatan!"

Kesimpulan :

sesungguhnya kita semua mempunyai '4 isteri' dalam hidup kita....

'Isteri keempat' kita adalah tubuh kita.
Tidak peduli berapa banyak waktu dan usaha yang kita habiskan untuk membuatnya terlihat bagus,
tetap saja dia akan meninggalkan kita saat kita meninggal.

Kemudian 'Isteri ketiga' kita adalah ambisi, kedudukan dan kekayaan kita.
Saat kita meninggal, semua itu pasti akan jatuh ke tangan orang lain.

Sedangkan 'isteri kedua' kita adalah keluarga dan teman-teman kita.
Tak peduli berapa lama waktu yang sudah dihabiskan bersama kita,
tetap saja mereka hanya bisa menemani dan mengiringi kita hingga ke pemakaman.

Dan akhirnya 'isteri pertama' kita adalah jiwa, roh, iman kita,
yang sering terabaikan karena sibuk memburu kekayaan, kekuasaan, dan kepuasan nafsu.
Padahal, jiwa, roh, atau iman inilah yang akan mengikuti kita kemanapun kita pergi.

Jadi perhatikan, tanamkan dan simpan baik-baik dalam hatimu sekarang!
Hanya inilah hal terbaik yang bisa kau tunjukkan pada dunia.

Renungan Siang Yang Menyentuh Hati Dan Mengharukan



Sepasang suami isteri - seperti pasangan lain di kota-kota besar meninggalkan anak-anak diasuh pembantu rumah sewaktu bekerja. Anak tunggal pasangan ini, perempuan cantik berusia tiga setengah tahun. Sendirian ia di rumah dan kerap kali dibiarkan pembantunya karena sibuk bekerja di dapur. Bermainlah dia bersama ayun-ayunan di atas buaian yang dibeli ayahnya, ataupun memetik bunga dan lain-lain di halaman rumahnya.

Suatu hari dia melihat sebatang paku karat. Dan ia pun mencoret lantai tempat mobil ayahnya diparkirkan mobil1.jpg, tetapi karena lantainya terbuat dari marmer maka coretan tidak kelihatan. Dicobanya lagi pada mobil baru ayahnya. Ya… karena mobil itu bewarna gelap, maka coretannya tampak jelas. Apalagi anak-anak ini pun membuat coretan sesuai dengan kreativitasnya.

Hari itu ayah dan ibunya bermotor ke tempat kerja motor.jpgkarena ingin menghindari macet. Setelah sebelah kanan mobil sudah penuh coretan maka ia beralih ke sebelah kiri mobil. Dibuatnya gambar ibu dan ayahnya, gambarnya sendiri, lukisan ayam, kucing dan lain sebagainya mengikut imaginasinya. Kejadian itu berlangsung tanpa disadari oleh si pembantu rumah.

Saat pulang petang, terkejutlah pasangan suami istri itu melihat mobil yang baru setahun dibeli dengan bayaran angsuran yang masih lama lunasnya. Si bapak yang belum lagi masuk ke rumah ini pun terus menjerit, “Kerjaan siapa ini !!!” …. Pembantu rumah yang tersentak engan jeritan itu berlari keluar. Dia juga beristighfar. Mukanya merah adam ketakutan lebih-lebih melihat wajah bengis tuannya. Sekali lagi diajukan pertanyaan keras kepadanya, dia terus mengatakan ‘ Saya tidak tahu..tuan.” “Kamu dirumah sepanjang hari, apa saja yg kau lakukan?” hardik si isteri lagi.

Si anak yang mendengar suara ayahnya, tiba-tiba berlari keluar dari kamarnya. Dengan penuh manja dia berkata “Dita yg membuat gambar itu ayahhh.. cantik …kan!” katanya sambil memeluk ayahnya sambil bermanja seperti biasa.. Si ayah yang sudah hilang kesabaran mengambil sebatang ranting kecil dari pohon di depan rumahnya, terus dipukulkannya berkali-kali ke telapak tangan anaknya . Si anak yang tak mengerti apa apa menagis kesakitan, pedih sekaligus ketakutan. Puas memukul telapak tangan, si ayah memukul pula belakang tangan anaknya.

Sedangkan Si ibu cuma mendiamkan saja, seolah merestui dan merasa puas dengan hukuman yang dikenakan. Pembantu rumah terbengong, tidak tahu harus berbuat apa… Si ayah cukup lama memukul-mukul tangan kanan dan kemudian ganti tangan kiri anaknya. Setelah si ayah masuk ke rumah diikuti si ibu, pembantu rumah tersebut menggendong anak kecil itu, membawanya ke kamar.

Dia terperanjat melihat telapak tangan dan belakang tangan si anak kecil luka-luka dan berdarah. Pembantu rumah memandikan anak kecil itu. Sambil menyiramnya dengan air, dia ikut menangis. Anak kecil itu juga menjerit-jerit menahan pedih saat luka-lukanya itu terkena air. Lalu si pembantu rumah menidurkan anak kecil itu. Si ayah sengaja membiarkan anak itu tidur bersama pembantu rumah. Keesokkan harinya, kedua belah tangan si anak bengkak. Pembantu rumah mengadu ke majikannya. “Oleskan obat saja!” jawab bapak si anak.

Pulang dari kerja, dia tidak memperhatikan anak kecil itu yang menghabiskan waktu di kamar pembantu. Si ayah konon mau memberi pelajaran pada anaknya. Tiga hari berlalu, si ayah tidak pernah menjenguk anaknya sementara si ibu juga begitu, meski setiap hari bertanya kepada pembantu rumah. “Dita demam, Bu”…jawab pembantunya ringkas. “Kasih minum panadol aja ,” jawab si ibu. Sebelum si ibu masuk kamar tidur dia menjenguk kamar pembantunya. Saat dilihat anaknya Dita dalam pelukan pembantu rumah, dia menutup lagi pintu kamar pembantunya.

Masuk hari keempat, pembantu rumah memberitahukan tuannya bahwa suhu badan Dita terlalu panas. “Sore nanti kita bawa ke klinik.. Pukul 5.00 sudah siap” kata majikannya itu. Sampai saatnya si anak yang sudah lemah dibawa ke klinik. Dokter mengarahkan agar ia dibawa ke rumah sakit karena keadaannya susah serius. Setelah beberapa hari di rawat inap dokter memanggil bapak dan ibu anak itu. “Tidak ada pilihan..” kata dokter tersebut yang mengusulkan agar kedua tangan anak itu dipotong karena sakitnya sudah terlalu parah dan infeksi akut…”Ini sudah bernanah, demi menyelamatkan nyawanya maka kedua tangannya harus dipotong dari siku ke bawah” kata dokter itu. Si bapak dan ibu bagaikan terkena halilintar mendengar kata-kata itu. Terasa dunia berhenti berputar, tapi apa yg dapat dikatakan lagi.

Si ibu meraung merangkul si anak. Dengan berat hati dan lelehan air mata isterinya, si ayah bergetar tangannya menandatangani surat persetujuan pembedahan. Keluar dari ruang bedah, selepas obat bius yang disuntikkan habis, si anak menangis kesakitan. Dia juga keheranan melihat kedua tangannya berbalut kasa putih. Ditatapnya muka ayah dan ibunya. Kemudian ke wajah pembantu rumah.

Dia mengerutkan dahi melihat mereka semua menangis. Dalam siksaan menahan sakit, si anak bersuara dalam linangan air mata. “Ayah.. ibu… Dita tidak akan melakukannya lagi…. Dita tak mau lagi ayah pukul. Dita tak mau jahat lagi… Dita sayang ayah..sayang ibu.”, katanya berulang kali membuatkan si ibu gagal menahan rasa sedihnya. “Dita juga sayang Mbok Narti..” katanya memandang wajah pembantu rumah, sekaligus membuat wanita itu meraung histeris.

“Ayah.. kembalikan tangan Dita. Untuk apa diambil.. Dita janji tidak akan mengulanginya lagi! Bagaimana caranya Dita mau makan nanti ?… Bagaimana Dita mau bermain nanti ?… Dita janji tidak akan mencoret-coret mobil lagi, ” katanya berulang-ulang. Serasa hancur hati si ibu mendengar kata-kata anaknya. Meraung-raung dia sekuat hati namun takdir yang sudah terjadi tiada manusia dapat menahannya. Nasi sudah jadi bubur.

Pada akhirnya si anak cantik itu meneruskan hidupnya tanpa kedua tangan dan ia masih belum mengerti mengapa tangannya tetap harus dipotong meski sudah minta maaf…Tahun demi tahun kedua orang tua tersebut menahan kepedihan dan kehancuran bathin sampai suatu saat Sang Ayah tak kuat lagi menahan kepedihannya dan wafat diiringi tangis penyesalannya yg tak bertepi…, Namun…., si Anak dengan segala keterbatasan dan kekurangannya tersebut
tetap hidup tegar bahkan sangat sayang dan selalu merindukan ayahnya....semoga ini bisa menjadi bahan renungan kita semua...dan berfikir sebelum mengambil tindakan...salam..

Hadiah Terindah

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Yohanes 3:16

Peristiwa hari ulang tahun yang cukup berkesan bagi saya adalah waktu berusia 7 tahun. Senang sekali rasanya berkumpul bersama teman-teman, tertawa, bermain, kemudian tiup lilin dan didoakan. Tetapi saat yang paling menyenangkan jujur adalah waktu melihat dan membuka tumpukan hadiah. Hati senang sekali mendapatkan banyak mainan, tetapi satu yang istimewa pesawat tempur mainan. Dengan tenaga batere pesawat tempur mainan tersebut dapat berjalan, berputar dan mengeluarkan suara seolah sedang melepaskan tembakan ke arah musuh.
Hampir semua orang tentu senang ketika menerima hadiah.   Apalagi bila hadiah tersebut adalah sesuatu yang telah lama diidam-idamkan. Tak terkecuali Allah kita, Ia sangat mengasihi kita manusia ciptaanNya. Dan karena kasihNya yang begitu besar Ia memberikan hadiah terindah yang sangat dibutuhkan manusia. Allah menganugerahkan keselamatan.


Mungkin ada orang yang akan berkata, “Saya tidak butuh keselamatan. Saya tidak percaya ada Allah, surga atau pun hidup kekal!” Kepada mereka saya ingin ajukan pertanyaan sederhana: “Pernahkah sekali saja dalam hidup ini Anda menginginkan ketenangan, damai sejahtera, jauh dari masalah hidup.” Tidak ada orang yang hidup dalam dunia ini, tidak mengalami masalah.  Entah Anda tua atau muda, miskin atau kaya, Anda pasti pernah menginginkan ketenangan yang tidak mungkin Anda dapatkan, sekalipun mungkin Anda pernah berusaha keras untuk mendapatkannya. Anda hanya akan temukan ketenangan dan damai sejahtera di dalam Tuhan Yesus Kristus.

Hari ini cobalah untuk membuka hati, lalu ucapkan doa sederhana ini: “Tuhan Yesus aku butuh damai sejahtera. Berikanlah padaku sekarang. Aku undang Engkau masuk dalam hatiku menjadi Tuhan dan juruselamatku. Amin.” Bila Anda melakukannya dengan kesungguhan saya jamin Anda pasti rasakan sejahtera yang luarbiasa mulai menguasai hati dan pikiran Anda. Mengapa bisa? Jawabnya sederhana: Allah mengasihi Anda. Allah telah mempersiapkan keselamatan untuk Anda bahkan sejak Anda belum merasa perlu dan menganggap itu hanya cerita konyol orang Kristen. Keselamatan adalah hadiah terbesar Allah untuk Anda.(TW)

Doa: Tuhan Yesus, aku tidak menemukan damai kecuali dalam Engkau. Kuasailah hatiku selalu dengan damai sejahteraMu yang melampaui akal itu. Amin.